Tips Jinakkan Asam Lambung di Bulan Suci

  • 02 Mar 2026 21:07 WIB
  •  Ambon

RRI.CO.ID, Ambon - Bagi pejuang lambung atau penderita GERD (Gastroesophageal Reflux Disease), datangnya bulan Ramadan sering kali memicu dilema. Di satu sisi ingin meraih keberkahan ibadah, di sisi lain ada bayangan nyeri ulu hati yang bisa muncul tiba-tiba.

Memang benar, jika pola makan berantakan, GERD bisa menjadi "musuh" yang memaksa kita membatalkan puasa di tengah jalan. Namun, tenang saja! Melansir tips dari Alo Dokter, kamu tetap bisa menjalankan ibadah dengan nyaman asalkan tahu strateginya.

Berikut adalah panduan lengkap agar lambung tetap "adem" selama berpuasa:

1. Sahur: Fondasi yang Tak Boleh Terlewat

Mengantuk bukan alasan untuk melewatkan sahur. Bagi penderita GERD, sahur adalah momen krusial untuk mengisi energi dan memastikan tubuh terhidrasi selama lebih dari 12 jam.

  • Kunci Utama: Pastikan asupan air putih cukup agar kamu tidak lemas, pusing, atau dehidrasi saat matahari sedang terik-teriknya.

2. Pilih Makanan yang "Ramah" dan Mudah Dicerna

Ingat, GERD terjadi karena katup otot di bawah kerongkongan melemah, membuat isi lambung naik kembali ke atas. Gejalanya tidak main-main: mual, muntah, hingga sensasi mengganjal di tenggorokan.

  • Solusi: Pilih jenis makanan sehat yang tidak memperberat kerja lambung. Hindari tekstur makanan yang terlalu keras atau sulit diproses perut.

3. Slow Down! Kunyah Perlahan, Nikmati Makanmu

Sering kali kita makan terburu-buru karena sahur mepet waktu imsak atau karena lapar berat saat berbuka. Padahal, makan tergesa-gesa adalah pemicu utama perut tidak nyaman.

  • Tips: Cobalah bangun lebih awal untuk sahur. Dengan mengunyah makanan secara perlahan hingga halus, kamu membantu lambung bekerja lebih ringan dan mencegah gejala refluks muncul.

4. Lawan Godaan "Tidur Setelah Makan"

Ini adalah tantangan terberat setelah sahur. Namun, langsung berbaring setelah makan adalah "tiket gratis" bagi asam lambung untuk naik ke kerongkongan, menyebabkan dada terasa panas (heartburn).

  • Aturan Main: Tunggu beberapa saat hingga makanan turun ke usus. Jika memang harus berbaring, pastikan posisi kepala lebih tinggi dengan menopang dua bantal. Ingat, jangan menumpuk bantal di punggung karena tekanan pada perut justru bisa memicu gejala GERD.

5. Kenali dan Hindari "Geng Pemicu"

Ada beberapa makanan yang sebaiknya "istirahat" dulu dari piringmu selama Ramadan, terutama saat perut kosong:

  • Hindari: Minuman bersoda, kopi, teh, gorengan, makanan pedas (seperti seblak), serta buah-buahan asam (jeruk atau stroberi).

6. Jangan Menunda Berbuka: Segerakan dengan Nutrisi Tepat

Begitu azan Magrib berkumandang, segera batalkan puasa. Jangan biarkan lambung kosong terlalu lama setelah seharian berjuang.

  • Menu Berbuka Aman: Awali dengan makanan yang menenangkan lambung seperti kurma, pisang, oatmeal, semangka, atau alpukat. Lontong isi sayur atau daging juga bisa jadi pilihan karbohidrat yang mengenyangkan namun tetap aman.
google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....