Gorengan saat Berbuka, Waspadai Risikonya

  • 28 Feb 2026 22:19 WIB
  •  Kendari

RRI.CO.ID, Kendari - Banyak orang memilih gorengan sebagai menu favorit saat berbuka puasa karena cepat mengenyangkan dan mudah ditemukan. Camilan seperti bakwan, tahu isi, pisang goreng, hingga tempe mendoan memang kerap mengisi piring saat waktu berbuka tiba. Namun, nikmatnya gorengan perlu diimbangi dengan kehati-hatian karena terdapat beberapa dampak kesehatan yang perlu diketahui.

Gorengan biasanya tinggi lemak dan kalori, sehingga jika dikonsumsi dalam jumlah berlebihan dapat menyebabkan pencernaan bekerja lebih keras setelah seharian puasa. Menurut artikel gaya hidup kesehatan di Hello Sehat (2025), makanan yang tinggi lemak cenderung bertahan lebih lama di perut sehingga membuat proses pencernaan menjadi lambat dan menimbulkan rasa kembung setelah berbuka.

Selain itu, konsumsi makanan yang digoreng berkali-kali dalam minyak panas dapat menghasilkan senyawa yang berpotensi merusak sel tubuh jika dikonsumsi terus-menerus. Senyawa tersebut juga dapat memicu peningkatan risiko penyakit tidak menular seperti gangguan kolesterol dan jantung dalam jangka panjang.

Untuk itu, saat berbuka puasa disarankan mengutamakan makanan bergizi seperti sayur, protein tanpa lemak, serta sumber karbohidrat kompleks sebelum mengonsumsi gorengan. Jika ingin menikmati gorengan, pilih dalam porsi kecil dan tidak setiap hari agar tubuh tetap sehat dan energi puasa tetap terjaga.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....