Bagaimana Cara Kerja Puasa Sembuhkan Penyakit Lambung?

  • 27 Feb 2026 20:28 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta - Penderita asam lambung dan maag sering merasa khawatir saat hendak berpuasa. Perut kosong dalam waktu yang lama dianggap bisa memicu perut perih dan asam lambung yang semakin naik. Padahal, secara medis, puasa adalah terapi alami yang sangat ampuh untuk menyembuhkan maag.

Dalam akun youtubenya, dr. Saddam Ismail menjelaskan bahwa puasa mampu membantu memperbaiki kerusakan dinding lambung secara permanen. Puasa hadir sebagai terapi alami tingkat tinggi untuk sistem pencernaan.

Berikut empat cara kerja puasa sebagai obat maag paling efektif:

  1. Memberikan waktu istirahat total bagi lambung

    Setiap hari lambung bekerja tanpa henti mencerna makanan. Mulai dari sarapan, makan siang, makan malam, hingga camilan di sela waktu makan, semuanya membuat lambung terus memproduksi asam dan menggiling makanan.

    Saat berpuasa, lambung akhirnya mendapat waktu istirahat. Lambung menggunakan waktu istirahat ini untuk memulihkan tenaga sehingga tidak perlu memeras energi dan memproduksi cairan asam dalam jumlah besar.

  2. Proses pembaruan sel dinding lambung

    Maag terjadi karena lapisan pelindung dinding lambung menipis atau terluka. Luka ini terasa sangat perih saat terkena cairan asam.

    Puasa memicu proses medis bernama autofagi, yaitu kemampuan tubuh mendaur ulang sel yang sudah rusak. Saat tubuh tidak menerima asupan makanan dalam waktu tertentu, sel-sel tua dan rusak akan dihancurkan lalu diganti dengan sel baru yang lebih sehat. Proses ini menutup luka pada dinding lambung sehingga lambung menjadi lebih tebal dan juga lebih sehat.

  3. Puasa mengurangi peradangan pada lambung

  4. Makanan tinggi gula dan berlemak bisa merusak keseimbangan asam lambung. Saat berpuasa, asupan makan penyebab radang akan berhenti total. Tubuh kemudian memproduksi zat antiradang secara alami yang membantu membantu meredakan nyeri dan rasa panas di ulu hati. Peradangan yang mereda membuat produksi asam lambung kembali stabil dan normal.

  5. Menstabilkan hormon pencernaan dan juga stress

    Otak dan lambung memiliki hubungan ataupun komunikasi langsung yang sangat kuat. Stres tinggi merangsang otak memproduksi hormon kortisol yang memaksa lambung mengeluarkan asam meski tidak ada makanan masuk.

    Puasa membuat suasana hati menjadi lebih tenang, membantu menurunkan tingkat stress sehingga otak akan berhenti mengirim sinyal panik ke lambung. Jadi, produksi hormon kortisol menurun. Otak akan menggantinya dengan hormon endorfin yang memberikan rasa nyaman. Ketenangan pikiran inilah yang menjadi obat mujarab untuk meredakan gejala asam lambung yang sering naik.

Perhatikan Pola Makan Saat Sahur dan Berbuka

Manfaat puasa bisa berkurang jika pola makan tidak dijaga. Beberapa hal yang perlu diperhatikan antara lain:

  • Hindari makanan pedas dan asam saat berbuka puasa

  • Hindari minum kopi dan minuman bersoda

  • Kunyah makanan dengan lambat

  • Jangan makan dalam porsi besar sekaligus

  • Pilih karbohidrat kompleks seperti nasi merah atau oatmeal

  • Minum air putih yang cukup

Kapan Harus Membatalkan Puasa ?

Puasa umumnya aman bagi penderita maag ringan atau sedang. Namun, puasa harus segera dibatalkan dan memerlukan penanganan medis jika muncul gejala seperti:

  • Muntah – muntah

  • Muntah di sertai darah

  • Nyeri ulu hari hingga sesak napas

  • Buang air besar berwarna hitam pekat (tanda pendarahan saluran cerna)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....