Intervensi Pemprov Kepri Dalam Pencegahan Stunting

  • 26 Jan 2026 15:55 WIB
  •  Tanjungpinang

RRI.CO.ID, Tanjungpinang – Berbagai upaya dilakukan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepulauan Riau (Kepri) dalam pencegahan stunting terutama bagi remaja, ibu hamil dan balita. Upaya tersebut dilakukan dalam program intervensi spesifik yang konsisten dilakukan oleh Dinas Kesehatan Provinsi Kepri mulai dari skrining anemia pada remaja hingga bantuan makanan tambahan.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Provinsi Kepri, Raja Dina Iswanty, mengatakan intervensi yang dilakukan oleh pihaknya pada remaja dengan melakukan skrining untuk mendeteksi anemia. Hal ini sangat penting, karena usia remaja rentan terhadap anemia yang pada akhirnya dapat menjadi salah satu faktor penyebab stunting.

Ketika, terdeteksi ada remaja putri yang mengalami anemia, pihaknya akan melakukan intervensi dengan pemberian tablet tambah darah. Saat ini di Kepri remaja yang mengalami anemia cukup rendah hanya 8,1 persen.

“Pemberian tablet tambah darah juga menjadi fokus untuk mencegah peningkatan status anemia dikalangan remaja,” ucap Raja Dina Iswanty, Senin, 26 Januari 2026.

Pihkanya juga melakukan pemantauan gizi untuk ibu hamil. Program ini mencakup pemberian makanan tambahan bagi ibu hamil yang kekurangan gizi.

Masayarakat juga diwajibkan untuk melakukan pemeriksaan kehamilan di fasilitas kesehatan minimal 6 kali sepanjang kehamilannya. Termasuk juga diwajibkan untuk melakukan pemeriksaan USG sebanyak 2 kali.

“Makanya di setiap puskesmas di Kepri itu, sudah disediakan alat untuk USG,” tuturnya.

Intervensi yang dilakukan kepada Balita, mulai dari pemantauan tumbuh kembang balita dengan memastikan asupan gizi yang tepat. Termasuk pemberian ASI eksklusif hingga pendampingan ASI yang kaya protein dan lainnya.

“Tak lupa kita juga melakukan peningkatan kapsitas SDMnya melalaui pelatihan kader-kader agar pengukuran tumbuh kembang anak dapat lebih baik,” katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....