Mahasiswa ITPLN Ciptakan Pembangkit Hybrid untuk Daerah 3T

  • 20 Jul 2026 07:36 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya – Mahasiswa Institut Teknologi PLN (ITPLN) mengembangkan Pembangkit Listrik Mini Hybrid (PLMH) Surya–Angin bagi daerah 3T. Inovasi ini memanfaatkan energi surya dan angin, serta akan diterapkan di Nusa Tenggara Timur.

PLMH Surya–Angin meraih juara kategori Inovasi Solusi Perubahan Iklim pada PLN SustainAction 2025. Tim kini merakit prototipe sebelum dipasang di lokasi sasaran.

Sistem ini menggabungkan panel surya berkapasitas 1.180 Wp dengan turbin angin Archimedes berdaya 1.000 watt. Total kapasitas pembangkit sekitar dua kilowatt untuk memenuhi kebutuhan dasar listrik rumah tangga.

Pengembangan berikutnya menargetkan pasokan listrik mandiri selama 24 jam bagi satu lingkungan RT. Sistem diproyeksikan menghasilkan 2.500 kWh per tahun dan mengurangi emisi sekitar dua ton CO₂.

Ketua tim, Ibra Habibi Alfitra, mengatakan inovasi tersebut disesuaikan dengan potensi alam daerah terpencil Indonesia. "Kami ingin teknologi ini mudah dimanfaatkan, dipelajari, dirawat, dan dikembangkan mandiri di daerah 3T," ujarnya, Minggu, 19 Juli 2025.

Tim pengembang terdiri atas Ibra Habibi Alfitra, Amalia Mutmainnah Nasruddin, dan Zidane Arrafi Iryon. Mereka juga menyiapkan panduan teknis serta pelatihan masyarakat agar sistem berkelanjutan.

Dosen pembimbing Andi Makkulau menilai inovasi mahasiswa harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. "PLMH Surya–Angin membuktikan mahasiswa mampu menghadirkan solusi aplikatif untuk pemerataan listrik dan percepatan energi terbarukan," katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....