ITS Hadirkan Traktor Perahu Listrik untuk Lahan Gambut
- 16 Jul 2026 00:44 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya - Lahan gambut Indonesia memiliki produktivitas rendah sehingga mekanisasi pertanian konvensional kurang efektif. Rektor ITS menghadirkan traktor perahu listrik sebagai solusi pertanian lahan gambut.
Rektor ITS, Prof. Bambang Pramujati, mengatakan inovasi itu telah menarik perhatian Kementerian Pertanian RI. "Traktor didesain menyerupai kapal agar bergerak optimal di lahan basah tanpa risiko tenggelam," ujarnya, Rabu, 15 Juli 2026.
Ketua peneliti Prof. Bambang Sudarmanta menjelaskan motor listrik memangkas biaya operasional dibandingkan traktor berbahan bakar fosil. "Traktor ini juga mendukung kelestarian lingkungan melalui emisi karbon yang rendah," katanya.
Menurut Bambang Sudarmanta, sistem traktor menggabungkan flotasi, mekanisasi pertanian, dan elektrifikasi. "Sistem ini meminimalkan degradasi tanah serta mendukung pertanian berkelanjutan rendah emisi," ujarnya.
Traktor dirancang mengutamakan torsi tinggi untuk membajak sawah, bukan kecepatan. "Motor listrik 10 kilowatt dilengkapi pemantauan baterai, suhu, dan tegangan secara real-time," katanya.
Bambang menyebut biaya operasional traktor lebih hemat karena memanfaatkan listrik rumah tangga. "Respon torsinya instan sehingga tenaga penuh langsung tersedia untuk menggemburkan tanah," ucapnya.
Traktor bekerja pada tegangan 72 volt dengan daya sekitar 10 kilowatt dan baterai 140 Ah. "Dalam sekali pengisian, traktor mampu beroperasi 3-4 jam dan membajak sekitar satu hektare," ujarnya.
Tim ITS masih menyempurnakan teknologi setelah menemukan kendala panas berlebih saat uji lapangan. Inovasi ini mendukung SDGs tentang ketahanan pangan, energi bersih, serta industri dan inovasi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....