Kolaborasi dengan Tiongkok, Polines Wujudkan Pendidikan Berdaya Saing Global

  • 15 Jul 2026 20:29 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang – Politeknik Negeri Semarang (Polines) memperluas jejaring internasional dengan menggandeng Guizhou Vocational and Technical College of Water Resource and Hydropower, Tiongkok. Kerja sama tersebut diharapkan mampu mencetak lulusan vokasi yang berdaya saing global sekaligus membuka peluang kuliah dan magang di tingkat internasional.

Kolaborasi internasional itu dilaksanakan di Kampus Polines Semarang, Rabu, 15 Juli 2026. Program ini juga didukung China West Construction Indonesia Co. Ltd., Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), serta sejumlah mitra industri.

Direktur Polines, Dr. Garup Lambang Goro, mengatakan kerja sama tersebut menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pendidikan vokasi. Salah satu manfaatnya adalah membuka kesempatan bagi mahasiswa Polines menempuh pendidikan di kampus mitra di Tiongkok melalui program gelar ganda (double degree).

"Forum ini adalah momentum penting sehubungan penguatan kerja sama internasional dan upaya mencetak lulusan unggul berdaya saing global. Guizhou Workshop sebagai wujud nyata komitmen membangun pendidikan vokasi yang semakin berkualitas, relevan, dan selaras kebutuhan industri global," katanya.

Menurut Garup, pendidikan vokasi akan berkembang lebih cepat apabila didukung kemitraan erat antara perguruan tinggi, dunia industri, dan mitra internasional. Oleh karena itu, kerja sama tersebut diharapkan mampu menghasilkan lulusan yang kompeten dan siap menghadapi tantangan pembangunan infrastruktur di tingkat nasional maupun global.

"Kami meyakini dengan kerja sama ini pendidikan vokasi akan berkembang lebih cepat apabila didukung oleh kemitraan yang erat antara perguruan tinggi, dunia industri, dan internasional. Kerja sama ini diinginkan pula membuka lebih banyak peluang bagi mahasiswa mengikuti program magang internasional," ujarnya.

Sementara itu, Analis Kebijakan Kemendikdasmen sekaligus mantan diplomat KBRI Beijing, Dr. Yudil Chatim, mengatakan Polines dipilih karena sesuai dengan kebutuhan mitra. Selain itu, lokasinya dekat dengan sejumlah kawasan industri asal Tiongkok di Indonesia.

Yudil menilai kolaborasi tersebut akan memperkuat kualitas pendidikan vokasi melalui berbagai program bersama. Di antaranya meliputi joint degree, kerja sama perguruan tinggi dengan industri (university to university and business), sertifikasi profesi, hingga pelatihan bagi dosen dan tenaga kependidikan.

"Kerja sama ini sangat bermanfaat bagi kampus dan mahasiswa karena sejumlah program kemitraan erat di antara Indonesia dan Tiongkok untuk memperkuat kualitas pendidikan. Di antaranya, program joint degree, kerja sama university to university and business (U to U-B), sertifikasi profesi, serta pelatihan untuk pendidik dan tenaga kependidikan," jelasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....