Dewan Pendidikan Riau Dorong Akses Sekolah Merata
- 07 Jul 2026 01:22 WIB
- Pekanbaru
RRI.CO.ID, Pekanaru – Ketua Dewan Pendidikan Riau, Junaidi, menilai calon peserta didik dari wilayah perbatasan tetap dapat diterima di sekolah tujuan apabila kuota yang tersedia masih mencukupi. Namun, ia menegaskan prioritas tetap diberikan kepada siswa yang berada di wilayah domisili sekolah.
Menurut Junaidi, apabila masih terdapat daya tampung yang belum terpenuhi, pemerintah dapat memberikan kesempatan kepada siswa dari daerah perbatasan untuk mengisi kuota tersebut sesuai ketentuan yang berlaku.
"Kalau kuotanya belum terpenuhi tentu bisa difasilitasi. Tetapi yang diutamakan tetap siswa sesuai domisilinya. Jika ada anak dari Kampar yang ingin sekolah di Pekanbaru karena berada di wilayah perbatasan, silakan dilihat apakah domisilinya memang masuk dalam cakupan wilayah itu," jelasnya, Senin 6 Juli 202.
Ia mengakui sejumlah sekolah favorit di Pekanbaru umumnya telah memenuhi kuota sejak awal seleksi. Namun, masih terdapat sekolah lain yang memiliki daya tampung sehingga perlu dimanfaatkan agar seluruh anak dapat mengenyam pendidikan.
"Di beberapa sekolah favorit kuotanya memang cepat penuh. Tetapi masih ada sekolah lain yang kuotanya belum terpenuhi. Ini bisa menjadi peluang agar semua anak tetap mendapatkan tempat belajar," ujarnya.
Junaidi menegaskan, tujuan utama kebijakan SPMB adalah memastikan tidak ada anak yang kehilangan hak memperoleh pendidikan. Karena itu, setiap persoalan yang muncul perlu segera dicarikan solusi agar tidak ada anak di Riau yang putus sekolah.
"Prinsipnya, kebijakan apa pun dibuat untuk memberikan ruang bagi anak-anak kita agar bisa bersekolah. Jangan sampai sistem yang ada justru menghambat mereka. Jika ada persoalan, mari dicari solusinya sehingga tidak ada anak di Riau yang putus sekolah," tegasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....