Pengamat Dorong Sekolah Rakyat Fokus pada Keterampilan dan Karakter Siswa
- 25 Jun 2026 10:58 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang - Keberhasilan Program Sekolah Rakyat Berasrama tidak hanya ditentukan oleh fasilitas dan pembiayaan pendidikan, tetapi juga oleh kualitas kurikulum yang mampu menyiapkan siswa menghadapi dunia kerja dan kehidupan bermasyarakat. Pengamat Sosial, Moh Habibi ST, M.Si. menilai sistem pendidikan berasrama dapat menjadi sarana efektif untuk membentuk karakter peserta didik sekaligus meningkatkan keterampilan yang dibutuhkan di masa depan.
Menurutnya, kurikulum yang diterapkan tidak boleh hanya berorientasi pada teori. Akan tetapi juga harus mengembangkan keterampilan dan sikap siswa melalui pendekatan pembelajaran berbasis capaian atau Outcome Based Education (OBE).
"Penilaian tidak cukup hanya pada aspek pengetahuan. Harus ada keseimbangan antara knowledge, skill, dan attitude agar siswa siap menghadapi tantangan setelah lulus," katanya dalam wawancara bersama Pro 1 RRI Semarang, Kamis 25 Juni 2026.
Ia menjelaskan, keterampilan praktis perlu diberikan sejak dini agar siswa memiliki bekal untuk bekerja maupun berwirausaha. Sementara itu, pembentukan karakter dinilai penting untuk memperkuat etika, kemampuan berkomunikasi, dan sikap sosial peserta didik.
Habibi menilai pendidikan karakter menjadi salah satu keunggulan sistem berasrama. Melalui sistem ini, siswa mendapatkan pembinaan secara berkelanjutan dalam kehidupan sehari-hari.
Selain itu, ia menekankan pentingnya sosialisasi kepada orang tua yang masih ragu menyekolahkan anaknya di asrama. Menurutnya, pendidikan harus dipandang sebagai investasi jangka panjang yang dapat meningkatkan kesejahteraan keluarga di masa depan.
Ia optimistis lulusan Sekolah Rakyat akan memiliki daya saing yang lebih baik apabila kurikulum, pembinaan karakter, dan pengembangan keterampilan berjalan secara seimbang selama masa pendidikan. "Orang tua perlu memahami bahwa pendidikan merupakan jalan untuk memperbaiki kondisi ekonomi keluarga, karena itu, semua pihak perlu mendukung program ini," katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....