SDN 3 Parakan Kauman Tanamkan Nilai Keagamaan Melalui Simulasi Manasik Haji

  • 25 Mei 2026 17:45 WIB
  •  Semarang
Poin Utama
  • Sekolah Dasar Negeri 3 Parakan Kauman , Kecamatan Parakan, Kabupaten  Temanggung
  • menanamkan nilai-nilai keagamaan sejak usia dini
  • simulasi manasik haji

RRI.CO.ID, Temanggung - Sekolah Dasar Negeri 3 Parakan Kauman, Kecamatan Parakan, Kabupaten Temanggung menanamkan nilai-nilai keagaman dengan menggelar simulasi manasik haji. Kegiatan tersebut juga untuk mengenalkan rangkaian ibadah haji sejak dini bagi murid SD Negeri 3 Parakan Kauman.

“Kegiatan manasik ini memiliki peran vital dalam menanamkan nilai-nilai keagamaan sejak usia dini. Kegiatan ini merupakan upaya konkret untuk membentuk fondasi spiritual anak-anak,” kata Kepala Sekolah SDN 3 Parakan Kauman, Lina Mar’atus, Senin, 25 Mei 2026.

Lina mengatakan, melalui metode pembelajaran praktik yang interaktif, anak-anak tidak hanya diperkenalkan pada Rukun Islam kelima, tetapi juga diajarkan tentang pentingnya disiplin, kesabaran, kebersamaan, serta kepatuhan dalam menjalankan ibadah. Nilai-nilai tersebut diharapkan dapat melekat kuat pada diri anak –anak sejak dini.

Menurutnya, simulasi manasik haji ini bukan hanya sekadar pembelajaran, melainkan sebuah media edukasi yang menyenangkan dan penuh makna bagi anak-anak. Kegiatan tersebut dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang lebih mudah dipahami oleh anak-anak dibandingkan hanya melalui teori di dalam kelas.

Ia menambahkan, simulasi manasik haji tersebut, lebih dari sekadar pengenalan ibadah, tetapi juga memiliki dampak positif dalam melatih motorik halus dan kasar anak. Selain itu juga meningkatkan kemampuan sosial, serta menumbuhkan rasa percaya diri mereka.

“Dengan pendekatan yang menyenangkan dan edukatif, simulasi manasik haji tidak hanya menjadi kegiatan seremonial semata. Lebih dari itu, sebagai sarana efektif dalam membentuk karakter religius dan akhlak mulia pada generasi muda Indonesia,ïmbuhnya.

Salah seorang siswa peserta, Kikandrya Maheswari Nayyara menyambut positif saat mengikuti simulasi manasik haji yang diikutinya bersama teman-temannya. Ia merasa juga merasa senang dan memberikan kenangan tersendiri dalam kehidupannya.

“Kegiatan ini tidak hanya memberikan pengetahuan baru, tetapi juga berhasil menambah semangatnya untuk terus belajar agama sejak usia dini. Kegiatan ini menunjukkan keberhasilan program dalam memotivasi siswa,”katanya.

Ia menambahkan, kegiatan tersebut membuat dirinya lebih mengenal proses pelaksanaan haji, seperti tawaf dan sa’i. Kegiatan tersebut juga menambah semangat untuk belajar agama sejak usia dini.

Pada kegiatan tersebut, pihak sekolah dengan cermat membuat miniatur pelaksanaan ibadah haji yang realistis, mencakup tawaf mengelilingi Ka’bah, sa’i antara Bukit Shafa dan Marwah, hingga proses lempar jumrah. Setiap detail dirancang agar sesuai dengan pemahaman anak. (wied)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....