Indosat Cetak Pendapatan Tertinggi, AI Jadi Motor Pertumbuhan Kuartal I 2026
- 04 Mei 2026 15:51 WIB
- Bandar Lampung
RRI.CO.ID, Bandarlampung: Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat/IOH) mengawali tahun 2026 dengan kinerja impresif, mencatatkan pertumbuhan dua digit pada sejumlah indikator keuangan utama di kuartal pertama. Pencapaian ini menegaskan konsistensi perusahaan dalam menjalankan strategi berbasis pelanggan yang diperkuat teknologi kecerdasan buatan (AI).
Sepanjang kuartal I 2026, Indosat membukukan pendapatan sebesar Rp15,2 triliun, meningkat 12 persen secara tahunan (year-on-year/YoY) sekaligus menjadi pendapatan kuartalan tertinggi sepanjang sejarah perusahaan. EBITDA turut tumbuh 13 persen menjadi Rp7,2 triliun, sementara laba bersih mencapai Rp1,5 triliun atau naik 26 persen YoY.
President Director and CEO Vikram Sinha mengatakan, capaian ini mencerminkan keberhasilan strategi perusahaan dalam menghadirkan nilai nyata bagi pelanggan melalui pendekatan berbasis data dan teknologi.
“Kinerja awal tahun yang solid ini menunjukkan konsistensi kami dalam menjalankan strategi. Dengan AI hyper-personalization, Indosat semakin relevan dalam setiap interaksi dengan pelanggan dan mampu mendorong pertumbuhan berkelanjutan,” ujarnya dalam keterangan yang diterima RRI, Senin 4 Mei 2026.
Kinerja tersebut ditopang oleh pertumbuhan bisnis seluler yang kuat. Average Revenue Per User (ARPU) meningkat 15 persen menjadi Rp45.000, mencerminkan kualitas pelanggan yang semakin baik. Sementara itu, trafik data tumbuh 25,1 persen secara tahunan, seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap layanan digital.
Strategi AI hyper-personalization menjadi kunci utama, memungkinkan Indosat menghadirkan layanan yang lebih relevan melalui paket data fleksibel, ekosistem konten yang lebih kaya, serta pengalaman digital yang lebih intuitif. Pendekatan ini terbukti meningkatkan keterlibatan (engagement) dan nilai jangka panjang pelanggan.
Untuk menopang pertumbuhan, Indosat Ooredoo Hutchison juga terus memperluas jaringan 5G serta memperkuat layanan konektivitas rumah melalui HiFi Air. Di sisi keamanan, perusahaan menghadirkan fitur berbasis AI seperti anti-spam dan anti-scam guna melindungi pelanggan dari ancaman digital.
Tak hanya fokus pada konektivitas, Indosat juga mempercepat pengembangan ekosistem AI di Indonesia. Salah satu langkah strategis adalah peluncuran aplikasi Sahabat-AI, sebuah large language model yang dikembangkan secara lokal untuk memahami konteks bahasa Indonesia.
Selain itu, Indosat memperkuat infrastruktur digital melalui platform NeoCloud yang menyediakan komputasi berkinerja tinggi, serta pembentukan FiberCo untuk memperluas jaringan fiber nasional sebagai tulang punggung konektivitas.
Di sisi sosial, Indosat turut berkontribusi dalam pengembangan literasi digital generasi muda. Melalui program edukasi di Aceh, perusahaan telah menjangkau lebih dari 70 sekolah tingkat SMP dan SMA. Program ini membekali pelajar dengan pemahaman kecerdasan buatan dan keamanan digital.
Hasilnya, 96 persen peserta telah memanfaatkan AI untuk belajar dan berkreasi, sementara 94 persen menunjukkan peningkatan kesadaran terhadap keamanan digital. Inisiatif ini juga sejalan dengan pertumbuhan trafik data di Sumatra yang mencapai 35,6 persen secara tahunan.
Ke depan, Indosat Ooredoo Hutchison optimistis dapat mempertahankan momentum pertumbuhan dengan memperkuat jaringan, meningkatkan keterlibatan pelanggan, serta memperluas inovasi berbasis data dan AI guna mendukung perkembangan ekosistem digital nasional.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....