Mahasiswa Untag Surabaya Dari Penasaran Kini Pimpin IAI Muda
- 16 Apr 2026 12:44 WIB
- Surabaya
RRI CO.ID, Surabaya - Rasa penasaran sederhana mengantarkan Feriona Ayurizta Iliyas pada perjalanan yang tak pernah ia bayangkan sebelumnya. Mahasiswi Program Studi Akuntansi semester enam Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya ini kini dipercaya memimpin Pengurus Anggota Muda Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) Wilayah Jawa Timur periode 2025–2026. Sebuah posisi strategis dalam organisasi profesi yang menjadi ruang tumbuh mahasiswa akuntansi lintas perguruan tinggi.
Perjalanan itu bermula pada awal 2024, saat Feriona masih duduk di semester dua. Informasi dari dosen membawanya mendaftar Open Recruitment Anggota Muda IAI Jawa Timur. Tanpa ekspektasi besar, ia hanya ingin mengetahui seperti apa aktivitas organisasi tersebut. Namun proses seleksi panjang selama tiga bulan membawanya lolos bersama puluhan peserta lain dari ratusan pendaftar.
Bergabung sebagai staf Research and Development pada periode 2024–2025, Feriona sempat menghadapi tantangan penyesuaian. Penempatannya di luar minat awal justru menjadi titik balik yang membuka banyak pengalaman baru. Ia aktif terlibat dalam berbagai program kerja, bahkan dipercaya mengemban peran penting sebagai Seksi Acara hingga Koordinator dalam sejumlah kegiatan besar, seperti Accounting Study Club dan workshop tingkat regional.
Konsistensi dan keterlibatannya dalam lebih dari 50 program kerja mengasah kemampuan organisasi sekaligus memperluas jejaringnya hingga tingkat nasional. Hingga akhirnya, pada 2025, ia didorong untuk melangkah lebih jauh. Mengikuti proses seleksi lanjutan, Feriona justru terpilih sebagai kandidat Ketua Umum dan harus melalui tahapan orasi visi misi dalam pemilihan.
Di titik itu, keraguan sempat menghampiri. Sebagai mahasiswa yang masih tergolong muda, ia merasa belum cukup mampu memikul tanggung jawab besar tersebut. Namun kepercayaan yang diberikan kepadanya berbuah hasil. Feriona memperoleh suara terbanyak dan resmi dilantik sebagai Ketua Pengurus Anggota Muda IAI Jawa Timur.
“Waktu pertama kali menjabat, saya sampai menangis karena merasa amanahnya besar sekali,” ungkapnya dalam rilis di terima RRI, Kamis 16 April 2026.
Kini, di tengah tanggung jawab memimpin organisasi, Feriona tetap menjalankan peran sebagai mahasiswa, mengikuti perkuliahan sekaligus aktif dalam berbagai kompetisi. Dukungan dari lingkungan kampus, dosen, dan rekan menjadi bagian penting dalam perjalanan tersebut.
Kisah Feriona menjadi gambaran bahwa langkah kecil yang berawal dari rasa penasaran dapat membuka jalan menuju peran yang lebih besar. Bagi mahasiswa lain, ia berpesan untuk berani mencoba dan tidak ragu pada kemampuan diri.
“Di awal kita pasti merasa tidak mampu. Tapi kalau kita yakin, pasti bisa,” tuturnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....