Einstein Cross Ungkap Misteri Galaksi Muda dengan Bintang ‘Tua’ di Alam Semesta
- 15 Apr 2026 16:33 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Galaksi J1453g yang masih muda ditemukan memiliki komposisi bintang mirip Milky Way, menandakan evolusi galaksi lebih kompleks dari dugaan.
- Fenomena Einstein Cross, sesuai teori relativitas umum Albert Einstein, memungkinkan ilmuwan mengamati dan “menimbang” galaksi jauh melalui efek lensa gravitasi.
RRI.CO.ID, Jakarta - Para astronom berhasil memanfaatkan fenomena “Einstein Cross” untuk mengungkap karakter unik sebuah galaksi muda. Galaksi yang diteliti, J1453g, ternyata memiliki bintang-bintang dengan usia yang jauh lebih matang dari perkiraan.
Galaksi J1453g merupakan galaksi elips yang berperan sebagai lensa gravitasi. Mengutip Space.com, J1453g membelokkan cahaya dari objek yang lebih jauh, yakni quasar.
Efek ini membuat cahaya quasar tampak berlipat ganda dan tersusun membentuk pola salib, dikenal sebagai Einstein Cross. Keunikan lain dari J1453g adalah jaraknya yang sangat jauh.
Sehingga, galaksi ini terlihat seperti kondisi sekitar 8 miliar tahun lalu. Umur ini setara dengan saat alam semesta masih berusia kurang dari 6 miliar tahun.
Meski tergolong galaksi muda pada masanya, komposisi bintang di dalamnya justru menunjukkan karakteristik yang mirip dengan Milky Way. Tim yang dipimpin oleh Quirino D'Amato menilai, hal ini menunjukkan model evolusi galaksi perlu dikembangkan lebih lanjut.
Fenomena Einstein Cross sendiri merupakan konsekuensi dari teori relativitas umum yang dikemukakan oleh Albert Einstein pada tahun 1915. Teori ini menjelaskan bahwa objek bermassa besar dapat melengkungkan ruang-waktu.
Sehingga, cahaya yang melintas di dekatnya ikut terdistorsi. Dalam kondisi tertentu, distorsi ini menghasilkan efek lensa gravitasi yang memperbesar sekaligus menggandakan citra objek di latar belakang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....