Delegasi Kampus Indonesia Tunjukkan Capaian Program Inovasi Pangan di Belgia

  • 15 Apr 2026 12:15 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Belgia – Delegasi program Enhancing Higher Education Capacity for Sustainable Data Driven Food System in Indonesia(FIND4S) dari sejumlah perguruan tinggi di Indonesia memaparkan capaian program kerja sama internasional di KU Leuven Campus Ghent, Belgia, pada 14 April 2026. Pemaparan ini menampilkan hasil implementasi program selama dua tahun terakhir yang berfokus pada penguatan kapasitas pendidikan dan inovasi di bidang pangan.

Program yang dipaparkan merupakan bagian dari kerja sama internasional di bawah skema Erasmus Plus. Program ini bertujuan meningkatkan kualitas pendidikan tinggi, riset, serta kolaborasi lintas negara, khususnya dalam pengembangan teknologi pangan berbasis sains dan industri.

Dalam kegiatan tersebut, para delegasi mempresentasikan implementasi program di masing-masing kampus. Paparan mencakup pengembangan kurikulum, peningkatan kompetensi dosen, hingga penerapan teknologi dalam bidang pangan.

Koordinator program dari Indonesia, Yoga Pratama bersama Setya Budi Muhammad Abduh dari Universitas Diponegoro, menjadi pemapar pertama. Selanjutnya, paparan dilanjutkan oleh perwakilan dari Universitas Semarang, Untag Semarang, Unimus, Unkartur, Untidar, dan UPGRIS.

Koordinator proyek Erasmus Plus di Indonesia, Prof. Jan FM Van Impe, menekankan pentingnya penyampaian laporan secara objektif. ''Saya minta apa yang disampaikan harus objektif, jangan ragu dan malu bilamana dan kekurangan dalam pelaksanaan program pada masing-masing program studi kampus,'' ujarnya melalui keterangan tertulis, Rabu, 15 April 2026.

Ia menambahkan, seluruh hasil pemaparan akan menjadi bahan evaluasi untuk pengembangan program ke depan. Hasil tersebut nantinya juga akan dibahas dalam forum bersama panel reviewer eksternal dari berbagai negara dan lembaga independen.

Sekretaris proyek, Monica Polanka, menyampaikan, pemaparan ini menjadi bagian penting dalam evaluasi capaian program. Selain itu, kegiatan ini juga terintegrasi dengan agenda internasional dalam konferensi bidang pangan.

Pemaparan tersebut menjadi bagian dari evaluasi untuk kelanjutan program. Selain itu, juga dalam rangkaian kegiatan mengikuti International Conference, 14th Biennial International Conference on Food Simulation (FOODSIM’2026), 15–17 April 2026 di KU Leuven.

Program FIND4S Indonesia melibatkan berbagai perguruan tinggi di Eropa sebagai mitra, antara lain KU Leuven Belgia, Hochschule Anhalt Jerman, University College Dublin Irlandia, dan Universidade Católica Portuguesa Portugal. Kolaborasi ini diharapkan mampu mendorong peningkatan kualitas pendidikan tinggi Indonesia agar lebih kompetitif di tingkat global.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....