Hook Tiga Detik Jadi Kunci Sukses Promosi Digital
- 26 Mar 2026 12:40 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Serang - Instruktur Sosial Media Marketing Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Serang, Reggy Putra Pratama mengungkapkan, strategi promosi di media sosial saat ini semakin berkembang dengan pendekatan soft selling. Berbagai konten seperti joget, mini drama, hingga potongan film pendek kerap digunakan kreator untuk menarik perhatian. Menurutnya, pola ini bukan sekadar tren, melainkan bagian dari teknik komunikasi pemasaran yang efektif di era digital.
Reggy menjelaskan, inti dari strategi tersebut terletak pada hook, yakni tiga detik pertama yang menjadi penentu apakah audiens akan melanjutkan menonton atau justru melewati konten. “Itu namanya hook, tiga detik pertama yang membuat audiens tertarik untuk menonton video kita sampai akhir,” ujarnya kepada RRI, Rabu, 25 Maret 2026.
Ia juga menilai, tanpa hook yang kuat, konten berisiko tidak dilirik di tengah derasnya arus informasi di media sosial. Ia menambahkan, kebiasaan pengguna yang terus melakukan scrolling membuat kreator harus lebih kreatif dalam memancing perhatian. Konten yang mampu membangun rasa penasaran atau memberikan hiburan sejak awal akan lebih efektif menahan audiens.
“Ketika ada konten yang bikin dia penasaran maka dia akan nonton konten itu sampai habis,” ucapnya.
Setelah perhatian audiens berhasil didapatkan, barulah pesan utama atau promosi produk disisipkan secara halus. Strategi ini dinilai lebih efektif dibandingkan promosi langsung yang cenderung diabaikan. Reggy mencontohkan, banyak konten yang diawali cerita menarik atau adegan dramatis sebelum akhirnya memperkenalkan produk di bagian akhir.
Selain dalam bentuk video, hook juga dapat diterapkan melalui judul atau teks yang memancing rasa ingin tahu. Misalnya dengan kalimat seperti “lima tip lolos wawancara, nomor empat bikin melotot,” yang mendorong audiens untuk terus mengikuti konten. Teknik ini juga banyak digunakan dalam konten karusel, di mana slide pertama menjadi penentu apakah pengguna akan melanjutkan membaca.
Terkait durasi, Reggy menyarankan agar hook dibuat singkat, yakni sekitar tiga hingga sepuluh detik. Hal ini penting untuk menjaga perhatian audiens agar tidak langsung berpindah ke konten lain. Ia menegaskan, penggunaan hook yang tepat tidak hanya meningkatkan durasi tontonan, tetapi juga berdampak pada brand awareness.
“Siapa tahu dia butuh produk yang kita jual, itu bisa jadi rezeki kita,” katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....