Guru MIN 1 Tanjungbalai Ikuti Pelatihan AI

  • 28 Jan 2026 20:16 WIB
  •  Medan

RRI.CO.ID, Tanjungbalai - Dunia pendidikan terus bertransformasi menuju era digitalisasi. Menjawab tantangan tersebut, dua perwakilan guru dari Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Tanjungbalai, Marwiyah dan Samsidar mengikuti pelatihan pembelajaran coding dan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) di lingkungan Madrasah Ibtidaiyah se-Kota Tanjungbalai, Rabu 28 Januari 2026.

Kegiatan berlangsung selama dua hari, mulai tanggal 28 hingga 29 Januari 2026, dipusatkan di MI IT Roudhotul Qurro. Pelatihan ini bertujuan untuk membekali para pendidik dengan keterampilan teknologi masa kini, agar proses belajar mengajar di kelas menjadi lebih inovatif, interaktif, dan relevan dengan perkembangan zaman.

Pelatihan ini menghadirkan dua pakar IT sebagai pemateri, yaitu Rustian Fauzi Panjaitan, dan Khairul Rizal Damanik. Keduanya memaparkan bagaimana konsep dasar pemrograman (coding) dan pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) dapat diintegrasikan ke dalam kurikulum madrasah untuk merangsang cara berpikir kritis dan logis pada siswa sejak dini.

Marwiyah menyampaikan antusiasmenya terhadap materi yang diberikan.

"Harapan saya, setelah mengikuti pelatihan ini, saya bisa langsung mengaplikasikan ilmu coding sederhana dan alat bantu AI. Ini untuk membantu siswa memahami materi pelajaran dengan cara yang lebih menyenangkan dan modern," ujar Marwiyah.

Langkah maju ini mendapat apresiasi tinggi dari Kepala MIN 1 Tanjungbalai, Leli. Ia menegaskan penguasaan teknologi bukan lagi pilihan, melainkan keharusan bagi seorang guru di era sekarang.

"Ini sangat positif, ini adalah investasi SDM yang berharga. Harapan kami, ilmu yang didapat tidak hanya berhenti pada mereka, tetapi bisa ditularkan kepada guru-guru lain di lingkungan MIN 1 Tanjungbalai, agar madrasah kita semakin unggul dalam literasi digital," ujar Leli.

Pelatihan ini diharapkan menjadi batu loncatan bagi madrasah-madrasah di Kota Tanjungbalai untuk melahirkan generasi yang tidak hanya mahir secara akademis, tetapi juga cakap dalam teknologi. Dengan penguasaan coding dan AI, madrasah optimis mampu mencetak lulusan yang siap bersaing di masa depan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....