Soroti Dampak Krisis Iklim, Kadir van Lohuizen Pamerkan “Air Pasang"

  • 21 Mei 2024 20:16 WIB
  •  Voice of Indonesia

KBRN, Jakarta: Menanggapi dampak mendesak dari naiknya permukaan air laut, fotografer terkenal Belanda Kadir van Lohuizen mempersembahkan "Rising Tide: The Human Consequences of Rising Sea Levels", sebuah pameran foto yang mendokumentasikan dampak besar dari krisis iklim. Pameran ini akan berlangsung di Erasmus Huis Jakarta, hingga 3 Agustus 2024 mendatang.

Mengutip siaran pers Kedutaan Besar Belanda di Jakarta, Selasa (21/5/2024), Rising Tide (red: air pasang) memberikan dokumentasi visual yang jelas mengenai dampak krisis iklim terhadap tempat tinggal manusia. Pameran ini menyoroti dampak krisis iklim yang terjadi di Jakarta.

Dikembangkan oleh Museum Maritim Nasional Belanda dan Noor Images, pameran ini merupakan bukti dedikasi dan penyelidikan komprehensif Van Lohuizen, yang menawarkan perspektif multidimensi mengenai dampak kenaikan permukaan air.

Acara ini mengajak masyarakat untuk membuka mata lebih lebar terhadap kenyataan pahit masa depan dan mendorong masyarakat untuk bersama-sama berupaya mencapai solusi berkelanjutan.

“Ini merupakan ajakan untuk bertindak: kita harus bertindak sekarang, karena jika tidak, wilayah pesisir akan menjadi ancaman yang signifikan. Jakarta adalah contoh yang sangat disayangkan; pertama, kota ini tenggelam, dan kedua, permukaan air laut meningkat,” kata Van Lohuizen.

Kadir van Lohuizen sendiri merupakan fotografer asal Amsterdam yang dikenal dengan karya-karya yang menyoroti konsekuensi kenaikan permukaan laut, industri berlian, dan migrasi di Amerika.

Ia telah menerima banyak penghargaan dan penghargaan di bidang jurnalisme foto dan merupakan anggota pendiri NOOR Images. Pada tahun 2000 dan 2002 ia menjadi anggota juri kontes World Press Photo dan menjadi dewan pengawas World Press Photo Foundation.

google-preference

News Recomendation

Latest News

Loading latest news.....