Pesawat Kargo Pakistan Hilang Kontak, Lima Awak dalam Pencarian
- 08 Jul 2026 10:53 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Pesawat kargo Boeing 737 milik K2 Airways hilang kontak saat terbang dari Sharjah menuju Karachi dengan lima awak di dalamnya.
- Pesawat dilaporkan mengalami gangguan teknis dan penurunan ketinggian drastis sebelum komunikasi terputus di atas Laut Arab.
- Otoritas Pakistan mengerahkan operasi pencarian dan penyelamatan, sementara penyebab hilangnya pesawat masih diselidiki.
RRI.CO.ID, Jakarta - Sebuah pesawat kargo Pakistan dilaporkan hilang setelah kehilangan kontak dengan pengawas lalu lintas udara. Pesawat itu terbang di atas Laut Arab menuju Karachi, Selasa, 7 Juli 2026 malam waktu setempat.
Otoritas penerbangan Pakistan menyatakan, pesawat membawa lima awak dan kini masih dalam pencarian. Pesawat jenis Boeing 737 yang dioperasikan K2 Airways itu terbang dari Sharjah, Uni Emirat Arab, menuju Karachi.
Sebelum hilang kontak, awak pesawat sempat melaporkan adanya gangguan teknis kepada pengendali lalu lintas udara. Menurut Otoritas Bandara Pakistan, sistem radar menunjukkan pesawat mengalami penurunan ketinggian secara drastis sebelum komunikasi terputus.
Operasi pencarian dan penyelamatan langsung dikerahkan di kawasan Laut Arab, dekat Ormara, Provinsi Balochistan. Sementara itu, data Flightradar24 menunjukkan, pesawat sempat kehilangan ketinggian, kembali menanjak, lalu mengalami penurunan tajam untuk kedua kalinya.
Titik data terakhir menempatkan pesawat pada ketinggian sekitar 335 meter di atas permukaan laut. Pesawat mengalami laju penurunan yang sangat ekstrem.
Konsultan keselamatan penerbangan Anthony Brickhouse mengatakan pola penurunan tersebut memang tidak biasa. Namun, ia menegaskan masih terlalu dini untuk menyimpulkan penyebab insiden sebelum penyelidikan lebih lanjut dilakukan.
Otoritas Bandara Pakistan telah mengaktifkan pusat koordinasi penyelamatan dan mengerahkan tim pencarian di laut. K2 Airways menyatakan terus berkoordinasi dengan Otoritas Penerbangan Sipil Pakistan serta instansi terkait dalam menemukan pesawat beserta awaknya.
Diketahui, pesawat tersebut diproduksi pada 1999 dan sebelumnya beroperasi sebagai pesawat penumpang milik Aeroflot serta Garuda Indonesia. Pesawat itu kemudian dikonversi menjadi pesawat kargo pada 2012 dan merupakan bagian dari keluarga Boeing 737 generasi lama.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....