Pakistan Targetkan CEPA dengan Indonesia Rampung Tahun Depan

  • 29 Jun 2026 14:50 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Pakistan menargetkan perjanjian kemitraaen ekonomi Comprehensive Economic Partnership Agreement (CEPA) dengan Indonesia dapat diselesaikan pada tahun depan.
  • Nilai kerja sama perdagangan bilateral kedua negara mencapai USD4,5 miliar.
  • Duta Besar Pakistan optimistis peningkatan PTA menjadi CEPA akan semakin memperluas peluang kerja sama di berbagai sektor, tidak hanya perdagangan dan investasi.

RRI.CO.ID, Jakarta - Pakistan menargetkan perjanjian kemitraaen ekonomi Comprehensive Economic Partnership Agreement (CEPA) dengan Indonesia dapat diselesaikan pada tahun depan. Hal itu diungkapkan Duta Besar Pakistan untuk Indonesia Zahid Hafeez Chaudhri dalam press briefing, Jumat, 26 Juni 2026 di Jakarta.

Chaudhri mengungkapkan, Pakistan dan Indonesia sendiri telah memiliki Perdagangan Preferensial (Preferential Trade Agreement/PTA). Sementara, pihaknya mencatat, nilai kerja sama perdagangan bilateral kedua negara mencapai USD4,5 miliar.

“Kami sedang berupaya meningkatkan perjanjian perdagangan preferensial tersebut menjadi Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif (CEPA) antara kedua negara. Kami berharap proses tersebut dapat diselesaikan pada tahun depan,” katanya.

Chaudhri mengatakan, pihaknya juga terus memperkuat kerja sama pertahanan dengan Indonesia dan telah memberikan pelatihan kepada para perwira TNI. Termasuk membahas peluang produksi bersama di bidang industri pertahanan, serta berbagai bentuk kerja sama untuk menghadapi tantangan keamanan.

“Kami juga tengah membahas kemungkinan produksi bersama di bidang pertahanan. Serta berbagai bentuk bantuan yang dapat diberikan satu sama lain, dalam menghadapi berbagai ancaman keamanan yang dihadapi kedua negara,” kata Dubes Chaudhri menambahkan.

Di bidang pendidikan, Pakistan menilai hubungan antarmasyarakat (people-to-people contact) menjadi fondasi penting dalam mempererat hubungan bilateral. Saat ini terdapat lebih dari 400 mahasiswa Indonesia yang menempuh pendidikan di Pakistan.

Sementara itu, jumlah mahasiswa Pakistan yang belajar di Indonesia juga hampir sama. Kerja sama pendidikan tersebut diperkuat melalui penandatanganan sejumlah nota kesepahaman (MoU) antara perguruan tinggi di kedua negara.

Diantaranya menjalankan program penelitian bersama, pertukaran dosen, dan pertukaran mahasiswa. Termasuk kesepakatan mengenai pengakuan timbal balik atas ijazah dan gelar akademik yang diterbitkan oleh masing-masing negara.

Ia optimistis peningkatan PTA menjadi CEPA akan semakin memperluas peluang kerja sama di berbagai sektor. Tidak hanya perdagangan dan investasi, tetapi juga pertahanan, pendidikan, serta hubungan antarmasyarakat.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....