Menlu RI-Malaysia Gelar Pertemuan Komisi Gabungan di Jakarta setelah 8 Tahun
- 04 Jun 2026 15:41 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Menlu RI dan Menlu Malaysia menggelar Joint Commission for Bilateral Cooperation atau Komisi Gabungan untuk Kerja Sama Bilateral (JCBC) ke-17.
- JCBC ke-17 ini digelar setelah pelaksanaannya yang ke-16 pada 2018 lalu.
- Pertemuan ini juga dimanfaatkan Menlu Sugiono dan Menlu Mohamad Hasan membahas pelindungan warga kedua negara.
RRI.CO.ID, Jakarta - Menlu RI dan Menlu Malaysia menggelar Joint Commission for Bilateral Cooperation atau Komisi Gabungan untuk Kerja Sama Bilateral (JCBC) ke-17. Pertemuan berlangsung Kamis, 4 Juni 2026 di Gedung Pancasila, Kemlu RI, Jakarta.
JCBC ke-17 ini digelar setelah pelaksanaannya yang ke-16 pada 2018 lalu. Meski demikian, pertemuan Menlu Sugiono dan Menlu Mohamad Hasan tetap berlangsung akrab dan hangat.
Kedua menlu membahas berbagai kesepakatan untuk memperkuat kemitraan hubungan bilateral di seluruh bidang. Pelaksanaan JCBC yang berlangsung selama satu jam ini pun disebut sebagai cerminan kemitraan yang kuat.
“Merupakan sebuah kehormatan bagi saya kali ini untuk bisa menjadi tuan rumah dalam rangka penyelenggaraan pertemuan bilateral kedua negara. Yang merupakan cerminan dari kemitraan yang sangat erat antara Indonesia dan Malaysia,” kata Menlu Sugiono dalam pernyataan pers bersama usai pertemuan.
Menlu Sugiono menyebut, hubungan Indonesia dan Malaysia merupakan sebuah hubungan yang lebih dalam daripada sekedar hubungan bilateral dua negara. Namun, lebih dari itu Indonesia dan Malaysia berbagi tadi DNA, berbagi budaya, berbagi bahasa perbatasan dan banyak hal yang sama.
“Oleh karena itu, pertemuan ini merupakan sebuah pertemuan yang penting dan strategis. Dalam rangka membawa manfaat dari semua potensi yang kita miliki bersama bagi sebesar-besarnya kemamuran dan kesejahteraan masyarakat dan kedua negara kita,” ujarnya menambahkan.

Pertemuan ini juga dimanfaatkan Menlu Sugiono dan Menlu Mohamad Hasan membahas pelindungan warga kedua negara. Serta, turut membahas peningkatan hubungan baik di sektor ekonomi serta stabilitas kawasan.
Secara khusus Menlu Sugiono mengapresiasi kerja keras tim Malaysia dan Indonesia, dalam upaya menyelesaikan berbagai isu yang menjadi perhatian bersama. Serta, berbagai upaya yang dilakukan oleh kedua negara dalam upaya menjaga stabilitas kawasan dan turut serta mencapai perdamaian dunia.
Sementara, Menlu Mohamad Hasan mengatakan, JCBC sebagai diskusi yang telah lama tertunda sejak pelaksanaan terakhir pada 2018. Ia menyebut, diskusi bersama Menlu Sugiono merupakan perbincangan antara sahabat untuk mencari titik temu dalam menyelesaikan berbagai persoalan.
“Diskusi yang kita lakukan tadi merupakan perbincangan antara sahabat, untuk mencari titik temu dalam menyelesaikan berbagai persoalan yang ada dalam hubungan dua negara bertetangga, negara sahabat, dan negara yang memiliki banyak kesamaan budaya, agama, serta berbagai nilai lainnya.
Menlu yang akrab disapa Tok Mat ini mengungkapkan sebagai negara bertetangga, terkadang terdapat permasalahan. Ia bahkan menilai, hubungan baik Indonesia dan Malaysia telah mencapai 98 persen baik.
“Persoalan-persoalan itulah yang ingin kita selesaikan, seperti yang saya sampaikan sejak awal, hubungan erat dan baik antara Malaysia dan RI saya anggap sudah 98 persen baik. Adapun 2 persen sisanya adalah berbagai isu dan persoalan yang perlu kita uraikan dan selesaikan dengan sebaik-baiknya,” ujarnya dalam kesempatan yang sama.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....