BAZNAS-Kitabisa Bangun Kampung Cahaya Zakat di Palestina

  • 13 Mei 2026 19:46 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Masyarakat Indonesia melalui BAZNAS-Kitabisa Bangun Kampung Cahaya Zakat di Pale
  • Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI, menghadirkan Program Kampung Cahaya Zakat di kamp pengungsian Deir Al-Balah, Gaza, Palestina

RRI.CO.ID, Jakarta - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI, menghadirkan Program Kampung Cahaya Zakat di kamp pengungsian Deir Al-Balah, Gaza, Palestina. Langkah tersebut direalisasikan melalui serah terima bantuan secara virtual yang melibatkan Friends Of Palestine (FOP) sebagai mitra penyaluran lokal di wilayah Gaza.

Kampung Cahaya Zakat ini merupakan program kolaborasi kemanusiaan yang berasal dari dukungan dan bantuan masyarakat Indonesia. Bantuan dihimpun melalui BAZNAS dan platform Kitabisa kitabisa.com/baznasuntukpalestina.

Program ini juga mendapat dukungan penuh dari Kementerian Luar Negeri RI. Ketua BAZNAS RI, Sodik Mudjahid, mengatakan inisiatif ini menjadi bagian dari program "Membasuh Luka Palestina".

Program ini bertujuan untuk mengukuhkan solidaritas masyarakat Indonesia di tengah krisis kemanusiaan yang masih melanda wilayah tersebut. “Komitmen Presiden Republik Indonesia, Bapak H. Prabowo Subianto, yang sangat concern, sangat komit kepada perjuangan rakyat Palestina," katanya dalam keterangan tertulisnya yang diterima, Rabu, 11 Mei 2026.

"Itulah sebabnya beliau mendorong semua kekuatan yang ada di Indonesia, termasuk BAZNAS, untuk memberikan dukungan-dukungan dan bantuan-bantuan,” ujarnya. Sodik menjelaskan, program Kampung Cahaya Zakat ini mencakup pembangunan 200 unit tenda keluarga dan 50 unit toilet.

Selain itu pembangunan tenda masjid seluas 100 meter persegi, hingga tenda kelas untuk memastikan aktivitas sosial dan ibadah berjalan. Selain infrastruktur, program ini juga menghadirkan 151.000 liter air bersih serta ribuan paket makanan yang menyasar total 11.714 penerima.

Ada juga kafalah bagi 20 guru sekolah dan tahfiz Quran selama enam bulan ke depan. Hal ini diharapkan tidak hanya memenuhi kebutuhan logistik darurat, tetapi juga menjaga keberlangsungan pendidikan bagi anak-anak di pengungsian.

"Ini kami sampaikan sebagai pertanggungjawaban kepada para pendukung umat, kepada pendukung bangsa Indonesia yang telah mempercayakannya kepada BAZNAS," ucapnya. Sodik juga menyampaikan apresiasi mendalam kepada semua pihak yang terlibat dalam program ini.

Bantuan ini mendapat apresiasi dari Direktur Timur Tengah Ditjen Asia Pasifik dan Afrika Kementerian Luar Negeri RI, Ahrul Tsani Fathurrahman. Ia menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada BAZNAS, para relawan, dan seluruh masyarakat Indonesia atas solidaritas nyata bagi rakyat Palestina.

“Kampung Cahaya Zakat ini menjadi salah satu bukti nyata dari semangat tersebut. Program ini bukan hanya menghadirkan bantuan fisik berupa tenda, fasilitas sanitasi, masjid, atau sekolah," ujarnya.

"Tetapi lebih dari itu menghadirkan harapan, menghadirkan rasa aman, menghadirkan rasa nyaman. Dan yang paling penting menghadirkan pesan kepada saudara kita di Palestina bahwa mereka tidak sendiri,” katanya.

Hal yang sama disampaikan Senior Manager NGO dan Community Partnership Kitabisa, Fadli Mubarok. Ia menegaskan program ini wujud nyata dari amanah masyarakat Indonesia yang dikelola melalui kolaborasi lintas sektor.

“Semoga program ini tidak hanya menghadirkan hunian bantuan sementara, tetapi juga menghadirkan harapan bagi masyarakat Gaza bahwa mereka tidak sendirian. Kami masyarakat Indonesia membersamai mereka, bahwa masyarakat Indonesia akan terus membersamai perjuangan kemanusiaan untuk Palestina sampai hari ini,” katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....