Momen Keakraban Akhir Pertemuan Presiden Prabowo dan Putin Bertukar Cinderamata
- 14 Apr 2026 10:41 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Momen Hangat Presiden Prabowo dan Presiden Putin di Kremlin Jadi Sorotan Dunia.
- Pertukaran Cinderamata Prabowo-Putin Perkuat Hubungan RI-Rusia dimakhir kunjungan kenegaraan Presiden Prabowo ke Rusia.
- Momen akrab Presidn Prabowo dan Putin, Simbol Diplomasi Hangat Indonesia-Rusia.
RRI.CO.ID, Moskow - Momen keakraban dan pertukaran cinderamata mewarnai akhir pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Istana Kremlin. Suasana hangat tersebut menjadi penutup agenda bilateral di Moskow, Senin, 13 April 2026 malam waktu setempat.
Usai pertemuan yang berlangsung intensif dan produktif, kedua pemimpin tampak berbincang santai sebelum berpisah. Interaksi tersebut mencerminkan kedekatan personal sekaligus hubungan diplomatik yang semakin erat.

Presiden Putin bahkan mengantar langsung Presiden Prabowo hingga ke kendaraan resminya di halaman Istana Kremlin. Gestur ini menjadi simbol penghormatan sekaligus persahabatan antara kedua negara.
Sebelum berpamitan, keduanya saling bertukar cinderamata sebagai bentuk kenang-kenangan atas pertemuan tersebut. Tradisi ini juga mencerminkan nilai diplomasi yang sarat makna budaya.
Putin memberikan samovar, alat tradisional Rusia yang biasa digunakan untuk merebus air dan menyajikan teh. Pemberian ini mencerminkan kekayaan tradisi Rusia yang telah dikenal luas.
Sementara itu, Presiden Prabowo menyerahkan vas bermotif batik serta miniatur Candi Borobudur kepada Putin. Cinderamata tersebut menjadi simbol kekayaan budaya dan warisan peradaban Indonesia.

“Ini dari Indonesia khusus, vas. Ini juga miniatur Borobudur,” ujar Presiden Prabowo.
Putin menyambut pemberian tersebut dengan penuh apresiasi dan rasa terima kasih. “Terima kasih banyak Yang Mulia,” ujar Putin.
Pertukaran cinderamata ini menjadi simbol kuat persahabatan kedua negara yang terus terjalin. Hal tersebut juga menegaskan komitmen untuk memperkuat hubungan bilateral Indonesia dan Rusia ke depan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....