KBRI Yaounde: Empat Pelaut WNI Akhirnya Bebas dari Penyekapan Perompak di Gabon
- 23 Mar 2026 17:05 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Librevlle – Empat pelaut WNI akhirnya bebas setelah hampir dua bulan disekap perompak di perairan Gabon. Pembebasan terjadi setelah proses negosiasi panjang melibatkan berbagai pihak, termasuk perusahaan tempat bekerja dan komunitas internasional.
Dalam kunjungan ke Libreville, Gabon pada 17 Maret 2026, Duta Besar RI untuk Kamerun merangkap Gabon, Agung Cahaya Sumirat, bersama Konsul Kehormatan RI Jean Mbele, bertemu langsung dengan keempat pelaut tersebut. Sebelumnya, para WNI itu telah dipulangkan dari Lagos, Nigeria, usai dibebaskan dari penyekapan.
Keempat pelaut diketahui bekerja di perusahaan penangkapan ikan IB Fish dan ditawan sejak 10 Januari 2026 saat melaut di perairan Gabon. Mereka akhirnya dibebaskan pada 3 Maret 2026 bersama lima pelaut asal China.
Proses pembebasan dilakukan melalui negosiasi intensif oleh pihak perusahaan serta dukungan tokoh komunitas China di Nigeria. Dubes RI menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam upaya pembebasan tersebut.
Ia juga memastikan kondisi para pelaut dalam keadaan sehat dan siap kembali bekerja. “Kami menyampaikan penghargaan kepada semua pihak di Gabon dan Nigeria yang telah membantu proses pembebasan ini,” ujarnya.
Selain itu, ia meminta perusahaan untuk memberikan perhatian terhadap kondisi kesehatan serta pemenuhan hak-hak para pekerja. “Kami juga berharap perusahaan memastikan kesejahteraan dan hak-hak para pelaut tetap terpenuhi,” kata Agung menambahkan.
KBRI Yaounde bersama KBRI Abuja dan Kedutaan Besar China turut berperan dalam mendukung proses pembebasan tersebut. Sebagai langkah pencegahan, KBRI mengimbau para pekerja migran Indonesia yang akan bekerja di kawasan Afrika Tengah untuk menempuh jalur resmi pemerintah.
Selain itu, mereka diminta melakukan lapor diri melalui portal Peduli WN atau perwakilan RI terdekat. Hal ini guna memastikan perlindungan selama bekerja di luar negeri.***
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....