DP3AKB Baubau Perkuat Kolaborasi Wujudkan Zero Kekerasan Perempuan dan Anak
- 15 Jul 2026 12:45 WIB
- Baubau
RRI.CO.ID, Baubau - Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kota Baubau memperkuat kolaborasi lintas sektor untuk mewujudkan zero kekerasan terhadap perempuan dan anak melalui Pertemuan Koordinasi dan Kerja Sama Lintas Sektor yang berlangsung pada 15–16 Juli 2026 di Aula DP3AKB Baubau.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya membangun sistem perlindungan perempuan dan anak yang lebih terpadu, efektif, dan berkelanjutan. Pertemuan tersebut diikuti unsur organisasi perangkat daerah, aparat penegak hukum, instansi vertikal, tenaga kesehatan, satuan pendidikan, Kementerian Agama, organisasi kemasyarakatan, lembaga layanan perlindungan anak, hingga Forum Anak.
Kepala Bidang Perlindungan Anak, Perlindungan Perempuan dan Pemenuhan Hak Anak DP3AKB Kota Baubau, La Ode Kasim, mengatakan forum ini bertujuan memperkuat koordinasi, menyamakan persepsi, serta membangun komitmen bersama dalam pencegahan dan penanganan kekerasan terhadap perempuan dan anak.
“Kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen Pemerintah Kota Baubau dalam mendukung pemenuhan hak-hak anak sekaligus menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, ramah, dan bebas dari segala bentuk kekerasan,” ujarnya, Rabu, 15 Juli 2026).

Wali Kota Baubau dalam sambutannya yang dibacakan Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kota Baubau, La Ode Aswad, memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Aswad menegaskan perlindungan perempuan dan anak merupakan tanggung jawab seluruh komponen masyarakat, bukan semata-mata menjadi tugas DP3AKB.menegaskan perlindungan perempuan dan anak merupakan tanggung jawab bersama.
"Pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak adalah tugas kita semua. Tidak cukup hanya mencegah, tetapi kita juga harus memahami langkah-langkah yang harus dilakukan ketika terjadi kasus, mulai dari mekanisme pelaporan, layanan yang tersedia, hingga proses pendampingannya," imbuhnya.
La Ode Aswad juga mengajak seluruh peserta menjadi agen edukasi di tengah masyarakat untuk memperkuat upaya pencegahan kekerasan. "Harapan kita adalah zero kekerasan terhadap perempuan dan anak. Mari kita mulai dari keluarga, lingkungan sekitar, sekolah, tempat kerja, hingga ruang-ruang publik. Setiap informasi yang kita sampaikan dapat menjadi ikhtiar menyelamatkan masa depan generasi," katanya.
Pemerintah Kota Baubau berharap kolaborasi lintas sektor yang terus diperkuat dapat menghadirkan lingkungan yang aman, ramah, dan layak bagi perempuan dan anak.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....