Antisipasi Kemarau, DLH Kobar Perkuat Mitigasi Kebakaran di TPA Trans LIK

  • 15 Jul 2026 03:21 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Pangkalan Bun - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kotawaringin Barat memperketat langkah pencegahan dan pengendalian kebakaran di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Trans LIK, Selasa, 14 Juli 2026. Upaya preventif ini difokuskan pada pendinginan area timbunan sampah melalui penyiraman berkala guna meminimalkan munculnya titik panas akibat kenaikan suhu ekstrem.

Selain penyiraman, petugas juga melakukan penutupan timbunan sampah secara berkala menggunakan tanah penutup (soil cover). Metode ini dinilai efektif membatasi pasokan oksigen ke dalam tumpukan sampah sekaligus menekan risiko penyebaran bau tidak sedap dan vektor penyakit di sekitar kawasan TPA.

Kepala UPT Pengelolaan Sampah Akhir, Zikri Rachmani, menjelaskan bahwa intensifikasi penyiraman dan penutupan sampah merupakan bagian penting dari skema mitigasi bencana selama kemarau. Langkah cepat ini diambil demi mengantisipasi potensi kebakaran mengingat karakteristik gas metan di dalam gunungan sampah sangat sensitif terhadap cuaca panas.

“Musim kemarau meningkatkan potensi terjadinya kebakaran pada timbunan sampah. Karena itu, kami melakukan penyiraman secara berkala dan penutupan sampah menggunakan tanah untuk menjaga kondisi timbunan serta menekan risiko munculnya titik panas yang dapat memicu kebakaran,” ujarnya.

Kepala DLH Kabupaten Kotawaringin Barat, Syahyani, menegaskan bahwa kesiapsiagaan operasional ini sejalan dengan instruksi pemerintah pusat mengenai antisipasi kebakaran di area pembuangan akhir. Seluruh jajaran petugas di lapangan diinstruksikan untuk terus memantau titik rawan serta memastikan kesiapan armada tangki air dan sarana pemadaman pendukung.

“Pencegahan menjadi prioritas. Kondisi timbunan harus terus dipantau, area yang berisiko perlu ditangani sejak dini, dan sarana pendukung harus dipastikan siap digunakan. Upaya ini penting untuk menekan potensi kebakaran sekaligus menjaga keselamatan petugas, masyarakat sekitar, dan lingkungan,” kata Syahyani.

Melalui rangkaian pencegahan yang terstruktur ini, DLH Kobar berkomitmen untuk menjaga keamanan operasional TPA Trans LIK dari ancaman kebakaran hutan dan lahan. Penanganan yang konsisten diharapkan mampu menjamin kenyamanan warga sekitar sekaligus memastikan pelayanan distribusi sampah perkotaan tetap berjalan lancar.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....