BPBD Kendal Siap Siaga Kirim Bantuan Air Bersih

  • 14 Jul 2026 18:15 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Kendal - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kendal siap siaga mengirim bantuan air bersih ke masyarakat pada musim kemarau ini. Pasalnya, di wilayah Kendal masih banyak desa di beberapa kecamatan yang tiap tahun mengalami kesulitan air bersih pada musim kemarau.

Kesulitan air bersih kebanyakan di wilayah pegunungan, yakni wilayah Kecamatan Pageruyung, Plantungan, Sukorejo, Patean, Boja, Singorojo, Limbangan dan Kaliwungu Selatan. Kesulitan air bersih diakibatkan kondisi sungai dan sumur-sumur warga mengalami kekeringan.

Kasi Kedaruratan BPBD Kendal, Iwan Sulistyo mengatakan, setiap musim kemarau, BPBD Kendal rutin menyalurkan bantuan air bersih ke desa-desa yang membutuhkan air bersih. Saat ini ada tiga mobil tangki air yang siap siaga menyalurkan bantuan air bersih. "Ada tiga mobil tanki air yang masing-masing berkapasitas lima ribu liter air," katanya, Selasa (14/7/2026).

Iwan mengatakan, dari tahun ke tahun, desa-desa yang mengalami kesulitan air bersih semakin berkurang. Hal ini lantaran adanya pembangunan Pamsimas maupun sumur bor bantuan dari pemerintah atau pihak lain. "Ada beberapa desa yang tahun kemarin sudah tidak lagi kesulitan air bersih, karena sudah ada sumur bor dan pamsimas," katanya.

Lebih lanjut Iwan mengatakan, dalam menghadapi musim kemarau BPBD Kendal selalu berkoordinasi PDAM Kendal. Pasalnya, untuk kebutuhan air bersih berasal dari air PDAM Kendal. "Dengan Damkar juga selalu berkoordinasi ketika terjadi kebakaran," ujarnya.

PMI Kendal juga ikut menyalurkan bantuan air bersih untuk masyarakat. Ada juga bantuan air bersih dari pihak lain, seperti perusahaan, partai politik dan lainnya.

Pada musim kemarau, di wilayah Kendal cukup rawan terjadi kebakaran hutan dan lahan. Selama ini yang banyak terjadi adalah kebakaran lahan akibat kecerobohan warga yang membakar sampah.

Kepala Satpol PP dan Damkar (Satpolkar) Kendal, Bambang Djoko Pitono mengatakan, pihaknya telah melakukan himbauan kepada masyarakat agar tidak sembarangan membakar sampah. Imbauan disampaikan melalui Surat Edaran masing-masing kecamatan maupun melalui media sosial. "Jangan ditinggal ketika membakar sampah dan membuang puntung rokok sembarangan, karena bisa menjadi penyebab terjadinya kebakaran," katanya. (FR)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....