Pemkab Beltim Sambut Mahasiswa KKN dari Tiga Perguruan Tinggi

  • 13 Jul 2026 14:57 WIB
  •  Sungailiat

RRI.CO.ID, Belitung Timur - Pemerintah Kabupaten Belitung Timur (Beltim) menerima mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), Institut Pertanian Bogor (IPB), dan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung untuk periode Juli–Agustus 2026.

Bupati Belitung Timur Kamarudin Muten, yang diwakili Staf Ahli Bidang Pembangunan Ekonomi dan Keuangan, Bayu Priyambodo menyampaikan Kuliah Kerja Nyata bukan hanya menjadi bagian dari proses akademik, tetapi juga kesempatan bagi mahasiswa untuk belajar langsung dari masyarakat.

"Saya berharap kehadiran adik-adik mahasiswa tidak hanya menjalankan program kerja sebagai bentuk pemenuhan kewajiban, tetapi juga mampu menghadirkan gagasan, inovasi, dan solusi yang sesuai dengan potensi serta kebutuhan masyarakat," kata Bayu, Senin, 13 Juli 2026.

Ia mengatakan Kabupaten Belitung Timur memiliki potensi yang besar di berbagai sektor, seperti pertanian, perikanan, usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), pariwisata, hingga pemberdayaan masyarakat. Karena itu, program kerja yang disusun mahasiswa diharapkan dapat menyesuaikan karakteristik masing-masing desa sehingga memberikan manfaat yang berkelanjutan.

"Kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah, dan masyarakat sangat penting untuk mendukung pembangunan desa. Saya berharap seluruh pihak dapat bekerja sama dengan baik sehingga pelaksanaan KKN berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi masyarakat," ujarnya.

Sementara itu, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Dr. Panuwun Joko Nur Cahyo mengatakan Unsoed tema KKN tahun ini adalah "Peningkatan Resiliensi Desa di Tengah Krisis Global Pangan, Ekonomi, Lingkungan, dan Literasi sebagai Fondasi Kemandirian Bangsa."

"Tema ini dipilih agar mahasiswa mampu memberikan dampak positif kepada masyarakat dalam menghadapi berbagai tantangan akibat perubahan global. Mahasiswa diharapkan dapat membantu masyarakat beradaptasi melalui program-program yang sesuai dengan kebutuhan desa," ujarnya.

Ia berpesan kepada seluruh mahasiswa agar menjaga nama baik almamater, menjunjung tinggi etika, serta membangun kolaborasi yang baik dengan pemerintah desa dan masyarakat selama menjalankan KKN.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....