Edukasi Usia Dini, Damkar Kobar Sosialisasi Bahaya Kebakaran di TK Islam Darul Ulum
- 09 Jul 2026 04:47 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID, Pangkalan Bun - Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kotawaringin Barat memberikan edukasi dan sosialisasi pencegahan kebakaran kepada peserta didik TK Islam Darul Ulum, Kelurahan Madurejo, Rabu, 8 Juli 2026. Kegiatan yang bertepatan dengan masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS) baru ini diikuti secara antusias oleh anak-anak, guru, beserta perwakilan orang tua murid.
Personel Damkar memperkenalkan tugas pokok pemadam kebakaran serta memberikan tips sederhana mengenai langkah penyelamatan diri saat terjadi situasi darurat di lingkungan rumah. Materi edukasi tersebut dikemas melalui metode interaktif yang menyenangkan agar karakteristik penyebab timbulnya api mudah dipahami oleh anak-anak usia dini.
Kepala Seksi Peningkatan Kapasitas Aparatur dan Pemberdayaan Masyarakat Damkar Kobar, Ika Irawati, menilai pengenalan ini sangat strategis untuk membentuk pondasi budaya sadar keselamatan bagi generasi muda. Pengenalan profesi ini juga menegaskan bahwa peran petugas pemadam kebakaran tidak terbatas pada pemadaman api, melainkan juga mencakup aksi penyelamatan non-kebakaran.
"Anak-anak merupakan generasi yang sangat mudah menerima pengetahuan baru. Melalui kegiatan ini kami ingin menanamkan kebiasaan sederhana yang dapat mencegah terjadinya kebakaran, sekaligus mengenalkan bahwa petugas pemadam kebakaran tidak hanya bertugas memadamkan api, tetapi juga memberikan edukasi kepada masyarakat. Harapannya, ilmu yang diperoleh hari ini dapat menjadi bekal bagi anak-anak untuk lebih peduli terhadap keselamatan diri dan lingkungannya," ujar Ika Irawati.
Kepala Bidang Pencegahan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kobar, Kananto, menegaskan bahwa edukasi ke sekolah-sekolah merupakan pilar utama dalam strategi meminimalisir risiko bencana secara berkelanjutan. Pengetahuan yang didapatkan anak-anak diharapkan mampu ditularkan kembali ke lingkungan keluarga terkecil di rumah masing-masing demi memperluas zona aman kebakaran.
"Pencegahan merupakan langkah yang paling efektif dalam mengurangi risiko terjadinya kebakaran. Oleh karena itu, kami terus melaksanakan edukasi ke sekolah-sekolah agar anak-anak memahami pentingnya keselamatan sejak dini. Harapannya, pengetahuan yang mereka peroleh tidak hanya diterapkan oleh diri sendiri, tetapi juga dapat disampaikan kepada keluarga di rumah sehingga tercipta lingkungan yang lebih aman dari bahaya kebakaran," ucap Kananto.
Keceriaan memuncak saat para murid diberikan kesempatan unik untuk melihat langsung unit armada mobil pemadam serta mencoba berbagai peralatan operasional pemadaman di lapangan. Sesi interaktif ini dimanfaatkan oleh pihak sekolah untuk menumbuhkan rasa berani dan kedekatan emosional anak terhadap figur petugas penyelamat.
Sebagai penutup simulasi, personel Damkar Kobar mengajak seluruh peserta didik untuk mengikuti sesi bermain air bersama lewat pancaran selang tangki mobil pemadam. Pengalaman belajar yang atraktif ini diharapkan mampu menanamkan kesadaran mitigasi bencana secara mendalam di ingatan anak-anak sejak usia dini.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....