Respons Laporan Peternak, Distan Kobar Obati Ternak Babi di Pasir Panjang

  • 06 Jul 2026 03:47 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Pangkalan Bun – Dinas Pertanian Kabupaten Kotawaringin Barat (Distan Kobar) melalui Pusat Kesehatan Hewan Arut Selatan (Puskeswan Arsel) bergerak cepat memberikan pelayanan kesehatan darurat terhadap ternak babi milik warga di kawasan Translik, Kelurahan Pasir Panjang, Kecamatan Arut Selatan, Jumat, 3 Juli 2026. Langkah taktis ini diambil sebagai tindak lanjut atas laporan peternak mengenai adanya beberapa ekor babi yang mengalami gangguan kesehatan mendadak.

Begitu menerima aduan dari masyarakat, dokter hewan dari Puskeswan Arsel segera terjun langsung ke kompleks kandang milik peternak untuk melakukan pemeriksaan klinis secara menyeluruh dan memberikan penanganan medis darurat sesuai dengan kondisi riil ternak di lapangan.

Dalam operasi pelayanan medis tersebut, petugas terlebih dahulu melakukan anamnesis (wawancara mengenai riwayat penyakit hewan) secara mendalam kepada pemilik ternak. Petugas kemudian memeriksa kondisi umum dan tanda-tanda vital babi, lalu menyuntikkan terapi berupa obat-obatan serta suplemen vitamin dosis tepat guna memulihkan daya tahan tubuh ternak yang sakit.

Di samping melakukan tindakan medis, tim dokter hewan juga memberikan edukasi intensif kepada para peternak mengenai manajemen pemeliharaan ternak yang baik. Edukasi tersebut mencakup standardisasi sanitasi kebersihan kandang, penerapan biosekuriti (sistem pencegahan penularan penyakit), hingga pentingnya penyediaan pakan serta air minum yang higienis dan berkualitas.

Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Distan Kobar, GM Sofyannoor, menegaskan bahwa pelayanan jemput bola ke kantong-kantong peternakan ini merupakan bentuk pendampingan konkret pemerintah daerah dalam mengawal produktivitas ekonomi peternak.

"Melalui pelayanan langsung ke lapangan, kami ingin memastikan setiap ternak yang mengalami gangguan kesehatan dapat segera memperoleh penanganan yang tepat. Di samping pengobatan, edukasi kepada peternak mengenai penerapan biosekuriti dan pemeliharaan yang baik juga menjadi bagian penting dalam mencegah terjadinya penyakit," ujar Sofyannoor.

Melalui program pelayanan kesehatan hewan yang berkesinambungan ini, Distan Kobar berkomitmen untuk terus meningkatkan mutu dan jangkauan layanan kepada para peternak lokal. Ikhtiar ini diharapkan mampu mereduksi risiko kerugian finansial akibat kematian ternak, sekaligus menstimulasi ekosistem usaha peternakan yang sehat, produktif, dan memiliki daya saing tinggi di Kotawaringin Barat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....