Gus Irawan Ajak Masyarakat Perangi Rentenir, Kemiskinan dan Narkoba
- 27 Jun 2026 16:03 WIB
- Medan
RRI.CO.ID, Tapanuli Selatan- Bupati Tapanuli Selatan, Gus Irawan Pasaribu mengajak masyarakat untuk bersama-sama memerangi rentenir, kemiskinan, dan narkoba melalui berbagai program pemberdayaan ekonomi dan pembinaan keagamaan.
Ajakan tersebut disampaikannya saat menghadiri Pengajian Akbar Bulanan BKMT Kecamatan Angkola Sangkunur yang dirangkai dengan penyambutan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah di Lingkungan III Baringin, Kelurahan Sangkunur, Kecamatan Angkola Sangkunur, pada Senin, 22 Juni 2026.
Gus Irawan mengaku memiliki kerinduan untuk kembali bersilaturahmi dengan masyarakat Sangkunur. Ia menegaskan pengajian merupakan sarana penting untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah, sekaligus menjadi wadah membangun kesadaran masyarakat dalam menghadapi berbagai persoalan sosial dan ekonomi.
“Pengajian seperti ini harus terus kita jaga, kita pelihara dan kita kembangkan. Selain memperkuat keimanan, pengajian juga menjadi sarana membangun kesadaran masyarakat dalam menghadapi tantangan kehidupan,” ujarnya.
Gus Irawan menyoroti tingginya beban masyarakat yang terjerat pinjaman berbunga tinggi dari lembaga pembiayaan mikro. Untuk itu, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan bersama Bank Sumut meluncurkan program KUR Berkah sebagai solusi pembiayaan dengan bunga rendah yang ditujukan khusus bagi kelompok perempuan pelaku usaha mikro.
Menurutnya, program ini merupakan langkah nyata untuk melawan praktik rentenir yang selama ini membebani ekonomi keluarga.
“Kita sedang berperang. Perang melawan rentenir melalui KUR Berkah, perang melawan kemiskinan melalui program pemberdayaan ekonomi, dan perang melawan narkoba yang mengancam masa depan generasi muda,” kata Gus Irawan.
Ia menjelaskan masyarakat yang masih memiliki pinjaman berbunga tinggi dapat mengalihkan pembiayaannya melalui KUR Berkah, sehingga memperoleh bunga yang jauh lebih ringan. Ia meminta masyarakat tidak takut melunasi pinjaman lama dan beralih ke program yang lebih menguntungkan.
Selain itu, Gus Irawan juga memaparkan berbagai program ekonomi yang sedang dijalankan Pemkab Tapsel pascabencana hidrometeorologi tahun 2025. Di antaranya program pengembangan 1.000 kolam ikan, perluasan lahan jagung hingga 10.000 hektare, serta Kredit Usaha Rakyat (KUR) berbunga nol persen bagi pelaku usaha dan petani.
Menurutnya, sektor pertanian dan perikanan menjadi salah satu motor penggerak ekonomi masyarakat. Untuk itu, Pemkab Tapsel menggandeng berbagai pihak guna menjamin ketersediaan bibit, pakan, akses modal, hingga pemasaran hasil produksi.
“Tidak boleh ada lagi lahan tidur yang tidak produktif. Semua harus dimanfaatkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kita ingin Tapsel bangkit lebih cepat dan tumbuh lebih kuat,” ucap Gus Irawan.
Gus Irawan juga mengingatkan pentingnya menjaga generasi muda dari ancaman narkoba. Ia menilai kegiatan pengajian dan pembinaan keagamaan merupakan benteng moral yang efektif dalam membentuk karakter anak-anak agar terhindar dari pengaruh negatif.
“Kita harus menjaga anak-anak kita. Pengajian seperti ini menjadi bagian penting dalam membentengi generasi muda dari bahaya narkoba,” ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....