Bupati Malra: Jabatan Bukan Sekadar Posisi, tetapi Amanah Melayani Masyarakat
- 25 Jun 2026 16:46 WIB
- Tual
RRI.CO.ID, Langgur – Bupati Maluku Tenggara Muhammad Thaher Hanubun menegaskan, jabatan pimpinan tinggi di lingkungan pemerintahan bukan sekadar posisi struktural, melainkan amanah besar yang harus diwujudkan melalui pelayanan publik yang berkualitas, kepemimpinan yang berintegritas, dan kemampuan menjawab tantangan pembangunan daerah.
Penegasan tersebut disampaikan Thaher saat membuka Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) dan Uji Kompetensi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara Tahun 2026 di Aula Kantor Bupati Maluku Tenggara, Rabu (24/6/2026). Sebanyak 48 Aparatur Sipil Negara (ASN) mengikuti proses seleksi untuk mengisi sejumlah jabatan strategis yang masih lowong di lingkup pemerintah daerah.
Di hadapan para peserta, Thaher mengingatkan pejabat pimpinan tinggi dituntut memiliki kemampuan merumuskan kebijakan, mengelola organisasi, membangun kolaborasi, serta menghadirkan pelayanan terbaik bagi masyarakat. “Jabatan pimpinan tinggi bukanlah sekadar posisi struktural, melainkan amanah besar yang menuntut kemampuan dalam merumuskan kebijakan, mengelola organisasi, membangun kolaborasi, serta menghadirkan pelayanan publik yang berkualitas,” katanya.
Menurut Thaher, tantangan pembangunan daerah saat ini semakin kompleks seiring perkembangan teknologi, meningkatnya tuntutan pelayanan publik, serta kebutuhan percepatan pembangunan di berbagai sektor. Karena itu, daerah membutuhkan pemimpin birokrasi yang visioner, adaptif, inovatif, dan mampu bekerja secara kolaboratif untuk menjawab berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.
Ia berharap proses seleksi dan uji kompetensi mampu melahirkan pejabat-pejabat yang tidak hanya memiliki pengalaman dan kompetensi yang memadai, tetapi juga memiliki komitmen kuat dalam melayani masyarakat. “Yang dibutuhkan saat ini adalah pemimpin birokrasi yang mampu mempercepat pembangunan daerah serta mewujudkan pemerintahan yang bersih dan berintegritas,” ujarnya.
Thaher juga memberikan apresiasi kepada panitia seleksi yang telah mempersiapkan seluruh tahapan kegiatan sesuai ketentuan yang berlaku. Ia menekankan pentingnya menjaga objektivitas, transparansi, dan keadilan selama proses seleksi berlangsung agar hasil yang diperoleh benar-benar berdasarkan kompetensi peserta.
Kepada seluruh peserta, Bupati meminta agar mengikuti setiap tahapan dengan penuh kejujuran dan sportivitas serta menjadikan seleksi sebagai ruang untuk menunjukkan kapasitas terbaik. “Jadikan proses ini sebagai bentuk pengabdian kepada daerah dan masyarakat, bukan semata-mata untuk memperoleh jabatan,” katanya.
Melalui seleksi terbuka dan uji kompetensi tersebut, Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara berharap dapat menghadirkan pemimpin-pemimpin birokrasi yang mampu memperkuat kinerja organisasi, meningkatkan kualitas pelayanan publik, dan membawa perubahan positif bagi pembangunan daerah. “Kita ingin birokrasi yang semakin profesional, responsif, dan benar-benar hadir untuk melayani masyarakat,” ujar Thaher.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....