Banda Aceh Deklarasi Pengembangan Inovasi Digital pada DEAL 2026
- 24 Jun 2026 03:03 WIB
- Banda Aceh
RRI.CO.ID, Jakarta - Pemerintah Kota Banda Aceh mengikuti Deklarasi Pengembangan Inovasi Digital dan Penciptaan Techpreneur, untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam mendukung pertumbuhan dan berkelanjutan startup digital.
Deklarasi ini diikuti oleh Wali Kota Banda Aceh, yang diwakili oleh Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (Diskominfotik) Kota Banda Aceh, Muhammad Zubir pada kegiatan Digital Ecosystem Alignment (DEAL) 2026, yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Ekosistem Digital Kementerian Komunikasi dan Digital (DJED) di Tribrata Convention Center Jakarta, pada Selasa, 23 Juni 2026.
Adapun tidak hanya Diskominfotik Banda Aceh, deklarasi ini juga diikuti stakeholder lain yaitu Kementerian Ekonomi Kreatif, OJK, Wali Kota Medan, Wali Kota malang, Google, Telkom, PT. Pos Indonesia, Sinarmas Land, Bata, Indosat Tbk, Disbudpar Kota Bandung, DailySocial, AGI, AMVESINDO, Impactor, Ericsson, Block71, dan Dekan Fakultas Teknik UGM.
Zubir mengatakan kolaborasi para stakeholder ekonomi digital ini untuk pengembangan kapasitas, akses pembiayaan, jejaring kemitraan, adopsi teknologi, penguatan regulasi yang kondusif serta diseminasi pengetahuan guna penciptaan ekosistem digital yang inovatif dan berdaya saing global. Diskominfotik Kota Banda Aceh akan berkomitmen mempercepat transformasi ekonomi daerah dengan membangun ekosistem startup lokal.
“Kita mengadakan program pembinaan kewirausahaan, serta memfasilitasi integrasi teknologi dalam tata kelola pemerintahan dan bisnis UMKM. Hal ini diwujudkan melalui kolaborasi pentahelix antara pemerintah, akademisi, komunitas, dan industry. Pemko sudah mulai melakukan pelatihan keterampilan digital, literasi dasar, dan inkubasi bisnis (seperti hackathon) untuk pemuda dan UMKM. Kita juga menyediakan ruang kreatif (coworking space) serta memperluas konektivitas internet merata hingga ke gampong-gampong,” jelas Zubir.
Zubir menambahkan akan lahir kemandirian ekonomi, yang mampu menciptakan lapangan kerja baru, dan mendongkrak perekonomian daerah. Terciptanya efisiensi pelayanan publik yang mengubah sistem konvensional menjadi layanan terintegrasi berbasis data yang transparan dan efisien. Dan menciptakan ekosistem yang tangguh sehingga inovasi lokal dapat bersaing di pasar nasional hingga internasional.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....