LTT Capai 99 Persen, Bone Bolango Tuai Pujian Kementan
- 22 Jun 2026 20:43 WIB
- Gorontalo
RRI CO ID Gorontalo, Komitmen pemerintah pusat dalam memperkuat ketahanan pangan nasional semakin nyata dirasakan petani di Kabupaten Bone Bolango. Kehadiran langsung jajaran Kementerian Pertanian pada Gerakan Tanam Padi Kelompok Tani Ohilawa di Desa Boludawa, Kecamatan Suwawa, Senin (22/6/2026), menjadi sinyal kuat bahwa daerah ini mendapat perhatian serius dalam upaya peningkatan produksi pangan nasional.
Bupati Bone Bolango Ismet Mile menyebut kehadiran Staf Khusus Menteri Pertanian Bidang Kebijakan Pertanian bersama jajaran Kementerian Pertanian di tengah petani merupakan momentum penting yang membawa optimisme baru bagi sektor pertanian daerah.
Menurut Ismet, berbagai program dan bantuan yang telah digelontorkan pemerintah pusat menjadi bukti nyata keberpihakan terhadap petani. Mulai dari distribusi ribuan ton benih unggul jagung dan padi hingga dukungan alat dan mesin pertanian seperti traktor pembajak dan pompa air, semuanya diarahkan untuk meningkatkan produktivitas lahan dan kesejahteraan petani.
“Ini adalah bentuk perhatian luar biasa dari pemerintah pusat yang patut diapresiasi. Sumber penghidupan masyarakat kita banyak bertumpu pada sektor pertanian. Ketika hasil pertanian meningkat dan melimpah, maka masyarakat juga akan semakin sejahtera,”ujar Ismet
Ia menegaskan Pemerintah Kabupaten Bone Bolango terus berkomitmen mendukung berbagai program strategis Kementerian Pertanian guna memperkuat posisi daerah sebagai salah satu sentra produksi pangan di Provinsi Gorontalo.
Sementara itu, Staf Khusus Menteri Pertanian Bidang Kebijakan Pertanian, Sam Herodian, mengungkapkan capaian sektor pertanian Indonesia saat ini menunjukkan perkembangan yang menggembirakan. Ia menyebut target swasembada pangan yang sebelumnya diproyeksikan tercapai dalam empat tahun ternyata mampu diwujudkan jauh lebih cepat.
“Pada saat Presiden dilantik, target swasembada ditetapkan dalam waktu empat tahun. Alhamdulillah, dalam satu tahun sudah bisa kita capai. Ini hasil kerja bersama seluruh pihak, termasuk para petani di daerah,”ungkapnya.
Sam juga meminta pemerintah daerah dan kelompok tani segera menyiapkan Calon Petani Calon Lokasi (CPCL) untuk berbagai program bantuan pertanian yang akan terus dikembangkan. Menurutnya, dukungan pemerintah tidak hanya terbatas pada komoditas padi dan jagung, tetapi juga sektor pertanian lainnya yang memiliki potensi untuk dikembangkan.
“Kami membuka ruang seluas-luasnya bagi daerah untuk menyampaikan kebutuhan yang masih kurang. Mari manfaatkan momentum ini dan bangun kerja sama yang semakin kuat antara pemerintah pusat, daerah, dan petani,”katanya.
Di kesempatan yang sama, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian, Idha Widi Arsanti, memberikan apresiasi atas capaian sektor pertanian Bone Bolango yang dinilai sangat menggembirakan.
Ia membeberkan realisasi luas tambah tanam (LTT) di Bone Bolango telah mencapai 99 persen. Selain itu, indeks pertanaman yang telah menyentuh angka 250 menunjukkan tingginya intensitas pemanfaatan lahan pertanian di daerah tersebut.
Lebih membanggakan lagi, produktivitas padi di Bone Bolango tercatat berada pada kisaran 6 hingga 12 ton per hektare, angka yang melampaui rata-rata produktivitas nasional.
“Ini prestasi yang sangat baik. Produktivitas padi Bone Bolango sudah berada di atas rata-rata nasional. Mudah-mudahan capaian ini terus meningkat dan menjadi motivasi bagi daerah lain,”tandasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....