Gerak Cepat, TRC BPBD Kobar Padamkan Kebakaran Lahan di Jalan A. Yani

  • 22 Jun 2026 02:41 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Pangkalan Bun - Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kotawaringin Barat bergerak cepat menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Peristiwa kebakaran tersebut melanda kawasan di Jalan A. Yani, Kelurahan Baru, pada Kamis, 18 Juni 2026.

Upaya pemadaman di lapangan dilakukan oleh personel TRC BPBD Kobar berkolaborasi bersama relawan Taruna Siaga Bencana (Tagana) serta HSI. Berkat penanganan segera setelah laporan diterima, api yang membakar lahan seluas 0,05 hektar berhasil dikendalikan sebelum meluas.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pelaksana BPBD Kotawaringin Barat melalui Plt Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik, Andhan Santana, membenarkan adanya pergerakan cepat personel tersebut. Pihaknya menerima laporan resmi dari warga sekitar pukul 12.35 WIB dan langsung mengerahkan armada pemadam menuju lokasi.

“Kami menerima laporan sekitar pukul 12.35 WIB. Begitu tiba di lokasi, personel langsung melakukan penanganan selagi titik api masih kecil sehingga dapat segera dikendalikan,” ujarnya.

Menurut Andhan, meskipun area yang terbakar kali ini tergolong kecil, kewaspadaan tinggi tetap harus diterapkan oleh seluruh personel di lapangan. Kondisi vegetasi yang sudah kering serta hembusan angin di lokasi kejadian sangat berpotensi mempercepat penyebaran api jika terlambat ditangani.

Langkah respons cepat terhadap setiap laporan masyarakat merupakan komitmen nyata BPBD Kobar dalam meminimalkan risiko bencana kabut asap. Manajemen penanggulangan sejak dini dinilai jauh lebih efektif daripada memadamkan api yang sudah terlanjur membesar.

“Kami sering menangani kebakaran lahan dengan luas yang tidak terlalu besar, bahkan kurang dari 0,5 hektar. Namun, untuk mencegah perluasan area terbakar, setiap laporan selalu kami respons dengan cepat. Apalagi kondisi lahan saat itu cukup kering dan sedikit berangin,” jelasnya.

Pihak BPBD Kobar menegaskan bahwa sekecil apa pun kobaran api yang muncul di lahan tidur akan tetap menjadi prioritas penanganan tim TRC. Hal ini menjadi bentuk pelayanan prima dan tanggung jawab pemerintah daerah dalam menjaga ruang udara Kalteng tetap bersih.

“Sebisa mungkin kami menangani setiap kejadian kebakaran lahan, meskipun skalanya kecil. Ini merupakan bentuk tindak lanjut atas laporan warga dan bagian dari pelayanan kami kepada masyarakat,” katanya.

Masyarakat juga diimbau untuk tidak ragu memanfaatkan kanal aduan digital yang telah disediakan oleh pemerintah jika melihat kepulan asap mencurigakan. Sinergi antara keaktifan warga dan kesiapsiagaan petugas menjadi kunci utama keberhasilan pencegahan karhutla di Bumi Marunting Batu Aji.

“Jika ada informasi atau kejadian yang berkaitan dengan kebencanaan, masyarakat dapat menghubungi BPBD Kobar melalui kanal media sosial yang telah tersedia. Respons cepat kami merupakan bagian dari pelayanan kepada masyarakat,” ucap Andhan mengakhiri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....