Peningkatan Akses Layanan Pendidikan untuk Tingkatkan Kualitas SDM

  • 15 Jun 2026 20:42 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Palangka Raya - Peningkatan akses layanan pendidikan menjadi salah satu fokus utama dalam mewujudkan sumber daya manusia yang berkualitas. SD Negeri Percobaan Kota Palangka Raya berkomitmen menghadirkan layanan pendidikan yang inklusif, nyaman, dan mudah dijangkau oleh seluruh peserta didik tanpa memandang latar belakang sosial, ekonomi, agama, suku, maupun kondisi fisik. Komitmen tersebut diwujudkan melalui berbagai program dan kebijakan yang mendukung pemerataan akses pendidikan dasar.

Kepala SD Negeri Percobaan, Mulyati, menjelaskan bahwa sekolahnya terus berupaya memastikan seluruh anak usia sekolah dapat mengakses pendidikan dasar dengan mudah. Salah satu langkah yang dilakukan adalah melaksanakan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) secara terbuka dan transparan. Selain itu Mulyati juga berupaya menciptakan sekolah dengan lingkungan belajar yang ramah anak dan inklusif dengan memberikan kesempatan yang sama bagi seluruh peserta didik.

SD Negeri Percobaan menyediakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan mendukung perkembangan anak. Bagi peserta didik dari keluarga kurang mampu, sekolah memfasilitasi akses terhadap bantuan pendidikan pemerintah, termasuk Program Indonesia Pintar (PIP), melalui pengusulan data peserta didik yang berhak menerima bantuan pada peserta didik serta memberikan pendampingan bagi siswa yang mengalami kesulitan belajar.

"Ke depan, SD Negeri Percobaan berharap dapat menjadi pusat pembelajaran yang unggul, inklusif, dan adaptif terhadap perkembangan zaman. Seluruh anak usia sekolah di Kota Palangka Raya berhak memperoleh kesempatan yang sama untuk mengakses pendidikan berkualitas tanpa terkendala faktor ekonomi, sosial, maupun geografis,” katanya, Senin 15 Juni 2026.

Mulyati berharap sinergi antara sekolah, orang tua, masyarakat, dunia usaha, dan pemerintah daerah semakin kuat sehingga mampu melahirkan generasi yang berkarakter, berprestasi, berwawasan global, serta tetap menjunjung tinggi nilai budaya dan kearifan lokal.

Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Katingan terus memperkuat akses layanan pendidikan hingga ke wilayah pedalaman dan terpencil sebagai bagian dari upaya mewujudkan sumber daya manusia yang unggul, tangguh, dan berdaya saing.

Pernyataan ini disampaikan Plt Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Katingan, Aryanson, kepada RRI. Dijelaskan Aryanson berbagai program telah dijalankan untuk mendukung pemerataan pendidikan, di antaranya program wajib belajar 13 tahun dari jenjang TK hingga SMA yang diberikan secara gratis.

Selain itu, pemerintah daerah juga terus meningkatkan sarana dan prasarana pendidikan melalui pembangunan ruang kelas baru, rumah dinas guru, perpustakaan, toilet, UKS, rehabilitasi sekolah, serta mendukung digitalisasi pembelajaran dan peningkatan kompetensi guru di bidang teknologi, coding, dan kecerdasan artifisial.

”Pemerintah daerah juga memprioritaskan penguatan literasi, numerasi, pendidikan karakter, serta pengembangan prestasi peserta didik melalui berbagai ajang kompetisi. Untuk mengatasi kekurangan tenaga pendidik di sejumlah wilayah, Pemkab Katingan melakukan rekrutmen ASN dan PPPK, redistribusi guru, pembangunan rumah dinas, hingga pemberian insentif bagi tenaga pendidik,” ucapnya.

Sementara itu, bagi siswa kurang mampu, pemerintah memberikan dukungan melalui program bantuan pendidikan, pendidikan gratis pada jenjang PAUD, SD, dan SMP, serta layanan pendidikan nonformal Paket A, B, dan C bagi anak putus sekolah. Ke depan, Pemerintah Kabupaten Katingan menargetkan peningkatan kualitas pendidikan melalui penguatan kompetensi guru, pembangunan sekolah unggul, serta perluasan akses pendidikan yang merata untuk seluruh masyarakat tanpa terkecuali.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....