Pendataan Lapangan Sensus Ekonomi di Basel Resmi Dimulai
- 15 Jun 2026 17:25 WIB
- Sungailiat
RRI.CO.ID, Bangka Selatan - Pendataan lapangan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) di Kabupaten Bangka Selatan resmi dimulai pada Senin (15/6/2026). Pendataan lapangan ini akan berlangsung 15 Juni hingga 31 Agustus 2026, melibatkan petugas sensus yang turun langsung dari rumah ke rumah atau tempat usaha (door to door).
Bupati Bangka Selatan, Riza Herdavid, mengatakan bahwa Sensus Ekonomi 2026 memiliki peran strategis dalam menyediakan data yang akurat sebagai landasan pengambilan kebijakan pembangunan daerah.
"Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan sangat mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 ini. Data yang akurat dan berkualitas menjadi kunci dalam menyusun kebijakan pembangunan yang tepat sasaran, khususnya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, pengembangan UMKM, peningkatan investasi, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat," kata Riza, dalam keterangan yang diterima RRI, Senin, 15 Juni 2026.
Sementara, Kepala BPS Bangka Selatan, Agung Rachmadi mengajak masyarakat untuk menerima petugas sensus yang datang bertugas dan memberikan informasi sesuai kondisi sebenarnya.
"Petugas lapangan dilengkapi dengan identitas resmi BPS, dan seluruh data yang diberikan masyarakat dijamin kerahasiaannya serta hanya digunakan untuk kepentingan statistik," ujarnya.
Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) oleh Badan Pusat Statistik (BPS) berlangsung pada 1 Mei hingga 31 Agustus 2026.
Rincian jadwal pelaksanaannya adalah sebagai berikut :
Pengisian Mandiri (Online): 1 Mei – 31 Agustus 2026, dimana pelaku usaha dapat mengisi kuesioner secara daring.
Pendataan Lapangan (Petugas): 15 Juni – 31 Agustus 2026, melibatkan petugas sensus yang turun langsung dari rumah ke rumah atau tempat usaha (door to door).
Data hasil SE2026 diharapkan dapat memberikan gambaran yang komprehensif mengenai karakteristik dan potensi ekonomi di Kabupaten Bangka Selatan. Informasi tersebut menjadi salah satu dasar penting dalam penyusunan kebijakan pembangunan, pengembangan ekonomi daerah, serta perencanaan program yang lebih tepat sasaran. (Ril)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....