Tujuh PKS Sepakati Rekomendasi DPRD Bangka Terkait Harga Sawit
- 09 Jun 2026 22:03 WIB
- Sungailiat
RRI.CO.ID, Sungailiat - Tujuh pabrik kelapa sawit (PKS) menyepakati tiga poin rekomendasi yang disampaikan DPRD Kabupaten Bangka. Rekomendasi itu soal harga TBS sawit rendah.
Rekomendasi tertuang dalam rapat dengar pendapat (RDP) terkait rendahnya harga tandan buah segar (TBS) sawit yang dikeluhkan petani.
"Kami ingin ada komitmen bersama antara perusahaan dan pemerintah untuk menjaga keseimbangan harga sehingga petani tidak dirugikan," kata Ketua DPRD Bangka Jumadi dikonfirmasi RRI, Selasa, 9 Juni 2026.
Dari sembilan PKS yang diundang, dua perusahaan yakni PT Gemilang Cahaya Mentari (GCM) dan PT Payung Mitrajaya Mandiri (PMM) tidak hadir dalam rapat, sedangkan tujuh PKS hadir yakni dari PT Gunung Pelawan Lestari (GPL), PT Gunung Maras Lestari (GML), PT Tata Hamparan Eka Persada (THEP), PT Mutiara Agro Sejahtera (MAS) Kapuk, PT Mutiara Agro Sembada (MAS) Labu, PT Putra Bangka Mandiri (PBM) dan PT Fenyen Agro Lestari (FAL).
"Dari tujuh PKS yang hadir, semuanya menyepakati tiga poin rekomendasi yang telah dirumuskan. Sedangkan dua perusahaan yang tidak hadir akan kami sampaikan hasil rapat ini agar dapat menyesuaikan dan mendukung upaya peningkatan kesejahteraan petani sawit di Kabupaten Bangka," kata Jumadi.
Dalam pertemuan, DPRD Bangka merumuskan tiga rekomendasi yang kemudian disepakati oleh seluruh PKS yang hadir. Rekomendasi pertama adalah mendorong seluruh PKS di Kabupaten Bangka menjalin kemitraan dengan petani swadaya atau petani mandiri yang berada di sekitar wilayah operasional pabrik.
| Baca juga: Gubernur Babel Ancam Cabut Izin PKS "Nakal" |
Menurut Jumadi, kemitraan tersebut diharapkan dapat membuka akses pasar yang lebih luas bagi petani sekaligus meningkatkan hubungan yang saling menguntungkan antara perusahaan dan masyarakat.
"Minimal 20 persen dari kapasitas pabrik harus bermitra dengan petani swadaya di sekitar pabrik," ucapnya.
Rekomendasi kedua berkaitan dengan harga TBS sawit. DPRD meminta perusahaan menjaga agar harga tidak mengalami penurunan yang terlalu tajam sehingga tidak merugikan petani.
Sementara rekomendasi ketiga menyangkut antrean kendaraan pengangkut sawit di PKS.
Jumadi menjelaskan bahwa hasil rapat tersebut akan disampaikan kepada Bupati Bangka sebagai bahan tindak lanjut dan penguatan kebijakan di sektor perkebunan sawit.
"Kami akan merekomendasikan tiga poin ini kepada Bupati Bangka untuk ditindaklanjuti sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan petani," ujarnya.
Petani sawit Mulyono mengucapkan terimakasih pemerintah tegas dan mengambil sikap demi kesejahteraan petani.
"Alhamdulillah, kita berharap perusahaan komit dan menjalankan sesuai kesepakatan sehingga petani dapat sejahtera," kata Mulyono.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....