Pemkab Kapuas Teken Mou Cetak Sawah Tahun Anggaran 2026

  • 15 Mei 2026 11:12 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Palangka Raya - Pemerintah Kabupaten Kapuas terus berkomitmen untuk mendukung program Ketahanan Pangan Nasional melalui peningkatan sektor pertanian.

Upaya ini salah satunya, dilakukan melalui penandatanganan kontrak swakelola kegiatan cetak sawah Tahun Anggaran 2026 untuk wilayah Kabupaten Kapuas, di Hotel The Margo, Depok, Jawa Barat, Rabu, 13 Mei 2026.

Penandatanganan kontrak cetak sawah ini dilakukan antara Balai Pertanian Banjar Baru dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kapuas. Dalam kegiatan ini, turut dihadiri Bupati Kapuas, HM Wiyatno, Sekretaris Daerah Kabupaten Kapuas, Usis I Sangkai, serta Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Kapuas, Edy Dese.

Program cetak sawah ini merupakan upaya pemerintah dalam meningkatkan luas baku sawah, guna memperkuat kapasitas produksi pangan di Kabupaten Kapuas. Terlebih, Kabupaten Kapuas menjadi salah satu daerah produksi pangan utama di Kalimantan Tengah.

Dalam kesempatan ini, Bupati HM Wiyatno mengapresiasi dukungan pemerintah pusat dalam pengembangan pertanian di Kabupaten Kapuas. Menurutnya, program ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan produktivitas pertanian, serta kesejahteraan petani.

"Pemerintah Kabupaten Kapuas menyambut baik pelaksanaan program cetak sawah ini sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan daerah maupun nasional. Kami optimis, program ini akan memberikan dampak besar terhadap peningkatan produksi pertanian dan kesejahteraan masyarakat," katanya.

Sementara itu, Direktur Jenderal Lahan dan Irigasi Pertanian, Kementerian Pertanian, Hermanto, menegaskan program cetak sawah merupakan program prioritas

dalam mewujudkan swasembada pangan berkelanjutan. Ia menambahkan, diperlukan komitmen yang kuat agar program ini bisa terlaksana dengan baik dan fungsional, seingga mampu meningkatkan produksi pangan nasional secara efektif.

"Keberhasilan cetak sawah lebih dari 50 persen, tergantung kepada teman-teman yang ada di ruangan ini. Sukses atau tidaknya program tergantung komitmen bersama," katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....