BPS Buton Tengah Canangkan Desa Cinta Statistik 2026
- 30 Apr 2026 09:35 WIB
- Baubau
RRI.CO.ID, Baubau – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Buton Tengah resmi mencanangkan program Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) Tahun 2026. Langkah ini diambil untuk meningkatkan literasi data serta mengubah peran desa dari sekadar objek menjadi subjek utama dalam pembangunan.
Kegiatan pencanangan dan sosialisasi digelar di Gedung Kesenian Desa Walando, Kecamatan Gu, Rabu 22 April 2026. Program ini menyasar empat lokus, yakni Kelurahan Watulea, Desa Waliko, Desa Walando, dan Desa Kamama Mekar.
Acara dibuka oleh Pelaksana Harian (Plh.) Sekretaris Daerah, Armin, dan dihadiri oleh Kepala Bappeda Samrin Saerani, Kepala Dinas Kominfo Zainal Oda, Kepala BPS Buton Tengah, Camat Gu, serta para lurah, kepala desa, dan perangkat desa.
Dalam sambutannya, Armin menegaskan bahwa program ini sejalan dengan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 1997 tentang Statistik dan Peraturan Presiden Nomor 39 Tahun 2019 tentang Satu Data Indonesia.
“Melalui Desa Cantik, kita dorong perubahan paradigma. Desa tidak lagi hanya objek, melainkan subjek utama yang mampu mengelola, menganalisis, dan memanfaatkan data untuk kemajuan sendiri,” ujar Armin.
Ia menjelaskan, data desa yang akurat menjadi dasar krusial dalam merancang program pengentasan kemiskinan, peningkatan layanan publik, hingga pengembangan ekonomi lokal. Oleh karena itu, pengelolaan data harus dilakukan secara tertib dan akuntabel.
“Data yang valid sangat penting, terutama sebagai dasar penyusunan kebijakan dalam forum Musrenbangdes. Koordinasi lintas sektor juga harus diperkuat demi memastikan kualitas data yang optimal,” tambahnya.
Armin berharap, seluruh perangkat desa dapat mengikuti pembinaan ini dengan serius untuk meningkatkan kapasitas. Dengan data yang berkualitas, pembangunan daerah dapat berjalan tepat sasaran dan berkelanjutan.
“Jadikan momentum ini untuk meningkatkan kemampuan, sehingga kita dapat mewujudkan Buton Tengah yang lebih baik melalui data yang akurat dan berkualitas,” pungkasnya.
Program Desa Cantik diharapkan mampu melahirkan desa yang mandiri data, sekaligus mendukung tata kelola pemerintahan yang transparan dan efektif.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....