Pantau Hilal Ramadan 2026, Kemenag Karanganyar Siapkan Alat Canggih
- 13 Feb 2026 14:39 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Karanganyar - Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Karanganyar menjadwalkan pelaksanaan rukyatul hilal untuk menentukan awal Ramadan 1447 Hijriah pada tanggal 17 Februari 2026. Pemantauan hilal tersebut akan dipusatkan di kawasan Candi Sukuh, Kecamatan Ngargoyoso, dengan dukungan peralatan optik yang lebih modern dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
Kepala Kantor Kemenag Karanganyar, Hidayat Maskur, mengungkapkan bahwa penggunaan alat baru ini diharapkan dapat membantu akurasi pemantauan meskipun secara geografis posisi hilal sering kali sulit terlihat di titik tersebut. Peralatan modern ini juga akan menjadi sarana edukasi bagi tim pemantau dalam memahami metode rukyatul hilal secara lebih mendalam.
“Untuk pemantauan rukyatul hilal sementara nanti kita laksanakan tanggal 17 di Ngargoyoso, di Candi Sukuh. Sekarang Kemenag Karanganyar sudah mendapatkan alat tambahan yang lebih modern, jadi nanti kita akan sekalian belajar. Kalau masalah terlihat atau tidak, itu Wallahualam,” ujar Kepala Kantor Kemenag Karanganyar, Hidayat Maskur saat dikonfirmasi wartawan, Jumat 13 Februari 2026.
Menanggapi adanya potensi perbedaan awal Ramadan antara pemerintah dan organisasi keagamaan seperti Muhammadiyah, Hidayat meyakini masyarakat Karanganyar sudah cukup dewasa dalam menyikapi perbedaan tersebut. Menurutnya, situasi di Karanganyar dipastikan tetap kondusif karena sosialisasi mengenai keragaman metode penentuan awal bulan hijriah sudah dilakukan secara masif.
“Insya Allah masyarakat sekarang sudah mulai memahami tentang khilafiyah ini. Di Kabupaten Karanganyar sendiri sudah disadarkan ke masyarakat, jadi tidak ada masalah. Ini sudah bertahun-tahun dan insyaallah kondusif,” kata Hidayat.
Selain aspek ibadah, Kemenag Karanganyar juga memberikan pesan khusus pada Ramadan tahun ini yang bertepatan dengan situasi keprihatinan akibat bencana banjir dan tanah longsor di sejumlah daerah. Hidayat mengajak umat Muslim untuk meningkatkan nilai kepedulian sosial dengan membantu sesama yang sedang tertimpa musibah.
“Ramadan kali ini dalam situasi negara yang sedang banyak ujian, terutama bencana banjir dan tanah longsor. Kami berharap Ramadan kali ini lebih bisa memberikan nilai terhadap pemanfaatan sesama. Kita saling membantu dan memberi makna yang berbeda dibanding tahun-tahun lalu melalui bantuan terhadap saudara kita yang kena bencana,” ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....