Kemenag Gorontalo Dorong Peningkatan SDM Guru Madrasah lewat MGMP
- 04 Jul 2026 02:46 WIB
- Gorontalo
RRI.CO.ID, Gorontalo – Peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) menjadi salah satu fokus utama yang disampaikan Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Gorontalo, H. Mahmud Y. Bobihu, saat membuka kegiatan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) se-Kelompok Kerja Madrasah (KKM) MTsN 1 Kabupaten Gorontalo Tahun 2026 di salah satu hotel di Kota Gorontalo, Rabu 1 Juli 2026.
Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gorontalo H. Iswad Abdullah Pakaya, Kepala Seksi Pendidikan Madrasah H. Munif Payuyu, Pengawas Pembina Madrasah, Kepala MTsN 1 Kabupaten Gorontalo H. Waris Masuara, serta para guru madrasah negeri dan swasta.
Dalam sambutannya, Mahmud menegaskan bahwa peningkatan mutu pendidikan tidak hanya menjadi tanggung jawab kepala madrasah maupun pengawas, tetapi juga seluruh guru yang berperan sebagai ujung tombak pendidikan.
“Yang paling menentukan kemajuan madrasah adalah guru. Kepala madrasah berperan sebagai manajer, tetapi guru merupakan aktor utama yang berhadapan langsung dengan peserta didik setiap hari,” ujarnya.
Mahmud juga meminta setiap kepala madrasah mampu memetakan potensi guru dan tenaga kependidikan sesuai kompetensi yang dimiliki. Menurutnya, setiap pendidik memiliki kemampuan, keterampilan (skill), dan sikap (attitude) yang harus dikembangkan agar dapat memberikan kontribusi maksimal bagi kemajuan madrasah.
Selain itu, ia mengingatkan agar praktik pembelajaran yang kurang efektif segera ditinggalkan. Guru, kata dia, tidak boleh hanya memberikan tugas kepada peserta didik tanpa menghadirkan proses pembelajaran yang bermakna dan berkualitas.
Tak hanya guru, tenaga kependidikan juga diminta diberdayakan secara optimal sehingga seluruh unsur di lingkungan madrasah dapat bekerja secara kolaboratif dalam memberikan pelayanan pendidikan terbaik.
Dalam kesempatan tersebut, Mahmud turut menyoroti pentingnya penguasaan teknologi digital di kalangan pendidik. Menurutnya, perkembangan teknologi telah mengubah pola pembelajaran sehingga guru wajib menguasai perangkat digital, aplikasi pembelajaran, hingga memanfaatkan media sosial secara bijaksana.
“Kalau ingin dikenal dengan cepat, media sosial bisa menjadi sarana yang efektif. Tetapi jika salah menggunakannya, media sosial juga bisa menjadi penyebab jatuhnya citra seseorang maupun lembaga,” pesannya.
Di akhir arahannya, Mahmud mengajak seluruh guru untuk terus berinovasi dalam proses pembelajaran, meningkatkan prestasi akademik maupun nonakademik, serta memperkuat kompetensi peserta didik agar mampu bersaing di tingkat nasional hingga internasional.
Ia optimistis, melalui pengelolaan sumber daya manusia yang tepat dan budaya kerja kolaboratif yang dibangun melalui forum MGMP, madrasah di Kabupaten Gorontalo akan semakin maju, berkualitas, dan mampu bersaing di tingkat global.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....