Ditjen PE2HU Perkuat Kemitraan Bangun Ekosistem Ekonomi Haji dan Umrah
- 20 Jul 2026 12:06 WIB
- Medan
RRI.CO.ID, Purwokerto – Direktorat Jenderal Pengembangan Ekosistem Ekonomi Haji dan Umrah (Ditjen PE2HU) Kementerian Haji dan Umrah terus memperkuat kemitraan strategis untuk mempercepat pengembangan ekosistem ekonomi haji dan umrah di Indonesia. Upaya tersebut menjadi salah satu fokus dalam Evaluasi Pelaksanaan Program dan Anggaran Ditjen PE2HU yang berlangsung di Purwokerto, Kamis 17 Juli 2026.
Direktur Fasilitasi Kemitraan Pengembangan Ekosistem Ekonomi Haji dan Umrah, Tri Hidayatno, mengatakan pengembangan ekosistem ekonomi haji dan umrah memerlukan kolaborasi lintas sektor karena melibatkan rantai nilai yang kompleks. Menurutnya, sinergi antarpemangku kepentingan menjadi kunci untuk menghadirkan layanan yang lebih profesional sekaligus memperluas keterlibatan pelaku usaha nasional dalam rantai pasok global.
"Kemitraan lintas sektoral merupakan kunci untuk mengintegrasikan rantai nilai yang kompleks. Dengan kolaborasi yang kuat, kita dapat menghadirkan layanan yang semakin profesional bagi jemaah sekaligus membuka ruang yang lebih besar bagi produk dan pelaku usaha Indonesia untuk menjadi bagian dari rantai pasok global haji dan umrah," ujarnya.
Tri menjelaskan, pembentukan Ditjen PE2HU menjadi momentum memperkuat koordinasi dalam membangun ekosistem ekonomi haji dan umrah yang tidak hanya berfokus pada pelayanan ibadah, tetapi juga mampu memberikan nilai tambah bagi perekonomian nasional. Ekosistem tersebut mencakup sektor produk halal, logistik, transportasi, akomodasi, layanan kesehatan, keuangan syariah, hingga pariwisata.
Tri mengatakan seluruh sektor tersebut perlu dihubungkan melalui kemitraan antara regulator, pengelola dana dan investasi strategis, pelaku usaha, serta mitra internasional agar penyelenggaraan haji dan umrah menjadi lebih terintegrasi.
"Transformasi haji dan umrah tidak cukup hanya berorientasi pada sukses ritual. Kita juga harus mewujudkan sukses ekosistem ekonomi dan sukses keadaban agar manfaat penyelenggaraan haji dan umrah dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat," ujarnya tegas.
Sebagai implementasi penguatan kemitraan, Ditjen PE2HU mendorong peningkatan penggunaan produk dalam negeri untuk memenuhi kebutuhan jemaah. Program tersebut diwujudkan melalui pengembangan makanan siap saji, ekspor bumbu Nusantara ke Arab Saudi, transformasi asrama haji menjadi pusat pengembangan ekosistem ekonomi, optimalisasi pemanfaatan penerbangan empty flight, serta penguatan investasi strategis guna memperluas keterlibatan pelaku usaha nasional.
Ke depan, Ditjen PE2HU akan mempercepat penyusunan Cetak Biru Ekosistem Ekonomi Haji dan Umrah, memperluas penggunaan produk nasional dalam rantai pasok haji dan umrah, mempercepat integrasi digital antarpemangku kepentingan, serta memperkuat pengawasan terhadap kepatuhan regulasi. Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan daya saing produk nasional, memperluas akses pasar bagi UMKM, dan menghadirkan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....