Ketua IPHI Sultra Dukung Pengembangan Ekosistem Haji di Daerah
- 13 Jul 2026 16:53 WIB
- Baubau
RRI.CO.ID, Baubau - Ketua Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Sulawesi Tenggara (Sultra), Fajar Ishak Daeng Jaya, mengapresiasi kunjungan Menteri Haji dan Umrah RI ke Kota Baubau. Menurutnya, kunjungan tersebut tidak hanya menunjukkan kepedulian kepada keluarga almarhumah dr. Hj. Fitri Rezkiani, tetapi juga menjadi langkah awal penguatan ekosistem haji berbasis potensi daerah.
Fajar menilai kehadiran Menteri Haji untuk menemui keluarga almarhumah dr. Hj. Fitri Rezkiani, petugas pendamping jemaah haji asal Sultra yang wafat saat menjalankan tugas di Tanah Suci pada penyelenggaraan haji 2026, merupakan bentuk perhatian pemerintah yang patut diapresiasi.
"Atas nama jemaah haji, kami mengapresiasi langkah Menteri Haji dan Umrah yang datang langsung ke Sultra, khususnya Baubau, untuk mengunjungi keluarga almarhumah dr. Fitri. Kehadiran beliau memberikan santunan dan semangat kepada keluarga yang ditinggalkan merupakan bentuk kepedulian yang luar biasa," ujar Fajar, Sabtu, 11 Juli 2026.
Selain itu Fajar juga mengapresiasi kunjungan Menteri Haji bersama rombongan ke Unit Pengolahan Ikan (UPI) di Baubau yang dinilai sejalan dengan upaya membangun ekosistem haji. Menurutnya, pemanfaatan potensi sumber daya pangan daerah dapat menjadi bagian penting dalam mendukung kebutuhan penyelenggaraan ibadah haji di Arab Saudi.
"Pengembangan ekosistem haji harus didukung dengan pemanfaatan potensi daerah, termasuk sektor pangan. Ini langkah yang sangat baik karena membuka peluang agar produk Indonesia dapat menjadi bagian dari kebutuhan konsumsi jemaah haji," katanya.
Fajar juga memberikan apresiasi terhadap penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026 yang dinilainya berjalan sukses. Fajar berharap program pengembangan ekosistem haji menjadi agenda berkelanjutan yang didukung pemerintah pusat dan pemerintah daerah.
"Apabila program tersebut terus dikembangkan, pemerintah daerah harus mengambil peran aktif dengan mendorong masyarakat dan pelaku usaha agar mampu memenuhi kebutuhan Kementerian Haji, khususnya penyediaan pangan," tambahnya.
Fajar berharap ke depan makanan yang dikonsumsi jemaah haji Indonesia di Tanah Suci dapat berasal dari hasil produksi dalam negeri, termasuk dari Sulawesi Tenggara yang memiliki potensi besar di sektor perikanan dan pertanian.
Sebagai Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara, Fajar menegaskan komitmennya untuk mendukung berbagai program Kementerian Haji, baik dalam pengembangan ekosistem haji maupun pemberdayaan jemaah, sehingga manfaat penyelenggaraan haji dapat dirasakan lebih luas dan kemabruran jemaah dapat terus terjaga sepanjang hayat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....