Kepala PPIH Medan: Kemabruran Haji Harus Terlihat dalam Kehidupan Sosial

  • 17 Jun 2026 15:10 WIB
  •  Medan

RRI.CO.ID, Medan – Sebanyak 358 jemaah haji dan petugas kelompok terbang (Kloter) 13 debarkasi Medan tiba kembali di Tanah Air, setelah menuntaskan rangkaian ibadah haji di Tanah Suci. Kloter 13 tiba di Bandara Internasional Kualanamu, Deli Serdang, pada pukul 11.15 WIB menggunakan pesawat Garuda Indonesia nomor penerbangan GIA 3413.

Selanjutnya, seluruh jemaah haji diberangkatkan ke Asrama Haji Medan untuk mengikuti prosesi penerimaan resmi. Kedatangan mereka disambut dalam prosesi penerimaan di Aula Madinatul Hujjaj Asrama Haji Medan, Selasa, 16 Juni 2026.

Berdasarkan data manifes, Kloter 13 berjumlah 358 orang yang terdiri atas 216 jemaah haji asal Kabupaten Labuhanbatu, 115 jemaah haji asal Kabupaten Labuhanbatu Utara, 21 jemaah haji asal Kota Medan, serta petugas kloter dan petugas haji daerah. Tercatat satu jemaah haji tanazul keluar atas nama Tina Ritonga asal Kabupaten Labuhanbatu karena alasan kesehatan sehingga tidak kembali bersama Kloter 13.

Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi-Debarkasi Medan, Zulkifli Sitorus mengingatkan kemabruran haji tidak hanya tercermin dalam ibadah pribadi, tetapi juga dalam kehidupan sosial setelah kembali ke tengah masyarakat. Zulkifli menegaskan nilai-nilai yang diperoleh selama menjalankan ibadah haji harus terus dijaga, dan diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari.

"Masyarakat menaruh harapan besar kepada para haji dan hajah agar menjadi panutan dalam kehidupan bermasyarakat. Jadikan pengalaman spiritual selama di Tanah Suci sebagai bekal untuk terus menebarkan kebaikan," katanya.

Pada kesempatan tersebut, Zulkifli juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh petugas kloter, ketua rombongan, ketua regu, dan jemaah haji yang telah menjaga kekompakan selama penyelenggaraan ibadah haji. Ia sekaligus menyampaikan permohonan maaf apabila masih terdapat kekurangan dalam pelayanan yang diberikan.

Sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi selama operasional haji, PPIH memberikan selempang apresiasi kepada Ketua Kloter 13, Muhibbun Jafar Ritonga dan Dokter Kloter, dr. Nilayani Ahmad Sanusi. Pengalungan selempang dilakukan oleh Bupati Labuhanbatu, Bupati Labuhanbatu Utara, dan Ketua PPIH Embarkasi-Debarkasi Medan.

Dalam rangkaian acara, Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan (BBKK) Medan melalui dr. Zulfan Anshari Nasution memberikan edukasi kesehatan kepada para jemaah haji. BBKK mengimbau jemaah haji untuk melakukan pemantauan kesehatan selama 21 hari setelah kepulangan, menggunakan masker saat berada di keramaian, serta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami gangguan kesehatan.

Usai menerima paspor, air zamzam, dan barang bawaan sesuai nomor manifes, para jemaah haji melanjutkan perjalanan menuju daerah masing-masing. Kepulangan Kloter 13 menjadi awal pengabdian baru bagi para haji dan hajah untuk menghadirkan nilai-nilai kemabruran dalam kehidupan bermasyarakat, memperkuat persaudaraan, serta menebarkan kedamaian dan kemaslahatan bagi sesama.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....