Ketua PPIH Sambut Kloter 9, Jemaah Haji Diingatkan Jaga Kemabruran Sepanjang Hayat
- 13 Jun 2026 19:04 WIB
- Medan
RRI.CO.ID, Medan – Sebanyak 360 jemaah haji dan petugas kelompok terbang (Kloter) 09 debarkasi Medan tiba di Tanah Air setelah menuntaskan rangkaian ibadah haji di Tanah Suci. Rombongan yang berasal dari sejumlah kabupaten kota tersebut mendarat di Bandara Internasional Kualanamu, pada Kamis, 11 Juni 2026 pukul 18.57 WIB, dan selanjutnya mengikuti prosesi penyambutan di Asrama Haji Medan.
Berdasarkan data manifes, Kloter 09 terdiri atas 354 jemaah haji dan enam petugas kloter, dengan rincian 149 laki-laki dan 211 perempuan. Jemaah haji didominasi dari Kabupaten Padang Lawas sebanyak 210 orang dan Kabupaten Padang Lawas Utara sebanyak 105 orang, sementara sisanya berasal dari Kota Sibolga, Kabupaten Simalungun, Kota Tanjung Balai, Kabupaten Asahan, dan daerah lainnya.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian dan Umrah Sumut, Zulkifli Sitorus mengucapkan selamat datang kepada seluruh jemaah haji yang telah menyelesaikan ibadah haji. Ia berharap seluruh pengorbanan, kesabaran, tenaga, pikiran, dan biaya yang telah dikeluarkan selama berhaji dibalas Allah SWT dengan predikat haji mabrur dan hajjah mabrurah.
Menurut Zulkifli, kemabruran haji tidak berhenti ketika jemaah haji meninggalkan Makkah dan Madinah, melainkan harus tercermin dalam kehidupan sehari-hari. Indikator utama kemabruran haji adalah semakin meningkatnya hubungan dengan Allah SWT dan semakin besarnya kepedulian terhadap sesama manusia.
| Baca juga: Kloter 15 Debarkasi Medan Tiba dengan Utuh |
“Haji mabrur ditandai dengan perubahan ke arah yang lebih baik. Semakin dekat kepada Allah SWT, semakin peduli kepada sesama, dan semakin banyak memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar. Itulah nilai kemabruran yang harus terus dijaga setelah kembali ke kampung halaman,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, PPIH Embarkasi-Debarkasi Medan memberikan selempang apresiasi kepada ketua kloter, Mahmud Salim Harahap dan dokter kloter, dr. Risna Chairani Nasution sebagai perwakilan petugas kloter. Penghargaan disematkan oleh Bupati dan Wakil Bupati Padang Lawas sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka dalam melayani jemaah haji selama di Tanah Suci.
Sementara itu, Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan (BBKK) Medan melalui dr. Dwi Mahyeti mengingatkan jemaah haji agar melakukan pemantauan kesehatan selama 21 hari setelah kepulangan. Jemaah haji juga diimbau segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami gejala seperti demam, batuk, atau sesak napas.
PPIH juga mencatat satu jemaah haji Kloter 09 atas nama Nurliana Mara Iman (59) asal Kabupaten Padang Lawas Utara wafat di Tanah Suci dan dimakamkan di Makkah. Setelah seluruh proses penyambutan selesai, para jemaah haji menerima paspor, air zamzam, dan barang bawaan sebelum kembali ke daerah masing-masing untuk berkumpul bersama keluarga.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....