Umat Islam Wajib Tahu Perbedaan Mendasar antara Haji dan Umrah

  • 09 Jun 2026 12:19 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Ibadah haji memiliki batasan waktu pelaksanaannya sedangkan umrah bisa dilakukan kapan saja sepanjang tahun
  • Rangkaian tempat pelaksanaan haji mencakup luar kota Makkah sementara umrah hanya berpusat di Masjidil Haram
  • Hukum haji disepakati wajib bagi yang mampu sedangkan hukum umrah memiliki perbedaan pandangan di antara ulama

RRI.CO.ID, Jakarta - Ibadah haji dan umrah memiliki sejumlah perbedaan mendasar yang wajib dipahami umat Islam. Perbedaan kedua ibadah tersebut meliputi waktu pelaksanaan hingga hukum fikihnya.

"Waktu pelaksanaan menjadi pembeda utama kedua ibadah ini," ujar ahli fikih Ahmad Sarwat. Beliau menjelaskan bahwa ibadah haji hanya berlangsung pada bulan Zulhijah.

Sementara itu, ibadah umrah dapat dilaksanakan kapan saja sepanjang tahun.

Lokasi pelaksanaan kedua ibadah ini juga memiliki perbedaan geografis yang cukup luas.

Ibadah haji mengharuskan jemaah bergerak ke luar kota Makkah. Jemaah haji wajib mendatangi kawasan Arafah, Muzdalifah, dan Mina.

Sebaliknya, seluruh rangkaian ibadah umrah hanya berpusat di area Masjidil Haram. Hal ini membuat durasi pelaksanaan umrah menjadi jauh lebih singkat. Umrah biasanya selesai dalam waktu dua hingga tiga jam saja.

Prosesi ibadah haji memerlukan waktu minimal empat sampai lima hari. Perbedaan hukum juga menjadi aspek penting yang disepakati para ulama Islam.

Hukum melaksanakan ibadah haji adalah wajib bagi setiap muslim yang mampu. Sebagian ulama menetapkan hukum umrah adalah sunnah bagi umat Islam.

Namun, Mazhab Syafi'i menyebut umrah hukumnya wajib sekali seumur hidup. "Rangkaian ibadah haji juga jauh lebih banyak dan kompleks," katanya, menegaskan.

Jemaah haji harus mengikuti ritual wukuf, mabit, hingga melontar jumrah. Ritual yang padat tersebut menuntut kesiapan fisik jemaah yang sangat prima.

Kondisi fisik yang kuat sangat menentukan kelancaran seluruh rangkaian haji. Sementara itu, ibadah umrah terasa lebih ringan untuk dijalankan jemaah.

Rangkaian umrah hanya meliputi niat miqat, tawaf, sai, dan tahallul. Pemahaman perbedaan ini membantu jemaah mempersiapkan diri dengan lebih matang. (MCH)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....