Jemaah Haji Wajib Waspadai Tujuh Gejala Penyakit Pascapulang
- 09 Jun 2026 11:34 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Muhammad Haskar Hasan meminta jemaah haji mewaspadai tujuh gejala penyakit menular
- Jemaah wajib memantau kesehatan secara mandiri selama 21 hari masa inkubasi
- Kartu Kewaspadaan Kesehatan harus dibawa saat berobat untuk mempercepat tindakan medis
RRI.CO.ID, Makassar - Petugas Kekarantinaan Kesehatan Makassar Muhammad Haskar Hasan, meminta jemaah haji mewaspadai tujuh gejala penyakit menular setelah tiba. Langkah ini penting sebagai bagian dari deteksi dini penyakit dari luar negeri.
"Setiap jemaah haji wajib memantau kondisi kesehatannya selama 21 hari," katanya dalam penyuluhan singkat pada Minggu, 7 Juni 2026. Masa tersebut merupakan periode inkubasi dari sejumlah penyakit menular yang berbahaya.
Iapun meminta jemaah segera memeriksakan diri ke puskesmas jika mengalami gejala tersebut. Kartu Kewaspadaan Kesehatan Jemaah Haji harus dibawa ketika datang berobat ke sana.
Dokumen ini membantu petugas medis melakukan penanganan secara cepat dan tepat. Tujuh gejala utama meliputi demam, batuk, pilek, dan sesak napas setelah perjalanan.
Gejala lainnya adalah nyeri tenggorokan, mual dan muntah, serta diare pada tubuh. Petugas juga mengingatkan jemaah mengenai tanda klinis infeksi yang jauh lebih serius.
Kondisi tersebut berupa kaku pada kuduk leher serta munculnya lesi atau ruam. "Jika disertai sakit kepala hebat dan ruam, segera cari pertolongan medis," katanya, menegaskan.
Penanganan dini ini sangat penting untuk mencegah risiko penularan penyakit meningitis. Haskar menyatakan kartu kesehatan jemaah bukan sekadar kelengkapan administrasi di lapangan.
Kartu itu menjadi alat utama untuk memantau kesehatan pascapulang dari Arab Saudi. Jemaah diharapkan tetap menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat bersama keluarga mereka.
Mereka disarankan memakai masker saat batuk serta rajin mencuci tangan pakai sabun. Kegiatan penyuluhan bertujuan memastikan seluruh jemaah pulang dalam kondisi yang aman. (MCH)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....