Iman Suwarno Jemaah Haji Asal Merangin Wafat akibat Serangan Jantung

  • 04 Jun 2026 09:38 WIB
  •  Jambi

RRI. CO.ID,Jambi- Kabar duka kembali datang dari tanah suci. Seorang jemaah haji asal Provinsi Jambi, meninggal dunia di Makkah, Arab Saudi.

Berdasarkan dokumen resmi Surat Kematian (Certificate of Death) dengan nomor file "COD-Iman Suwarno-BTH019.pdf" yang dikeluarkan oleh Misi Medis Haji Indonesia (Indonesian Medical Mission), jemaah tersebut bernama Imam Suwarno Kariyo Rejo (65 tahun), Almarhum diketahui merupakan jemaah haji Indonesia asal Kabupaten Merangin, tergabung dalam kelompok terbang (kloter) BTH 19.

Almarhum mengembuskan napas terakhirnya pada hari Rabu, 3 Juni 2026, pukul 13.00 Waktu Arab Saudi (WAS) di akomodasinya yang berlokasi di Moro Al Alameyah Hotel, Makkah. Saat kejadian duka tersebut berlangsung, penanganan jemaah didampingi langsung oleh pihak mutawwif atau pembimbing ibadah setempat yang bernama Mas'adi.

Merujuk pada data medis yang ditandatangani oleh dokter pemeriksa, dr. Rizky Ramadhani, penyebab utama kematian almarhum disebabkan oleh beberapa diagnosis klinis yang saling berkaitan yaitu Syok Kardiogenik (Cardiogenic Shock - ICD-10: R57) sebagai kondisi langsung yang memicu kegagalan fungsi jantung. Lalu Infark Miokard Akut (Acute Myocardial Infarction - ICD-10: I21) atau serangan jantung akut yang menjadi penyebab awal, serta Penyakit Jantung Iskemik (Ischemic Heart Disease - ICD-10: I25) sebagai penyakit dasar almarhum.

Selain itu, tim medis juga mencatat adanya kondisi signifikan lain berupa Hipergliseridemia Murni (Pure Hyperglyceridemia - ICD-10: E78.1) yang turut berkontribusi memperberat kondisi kesehatan fisik almarhum.

Terkait peristiwa duka ini, perwakilan dari pihak Misi Medis Haji Indonesia memberikan pernyataan resminya, "Kami mengonfirmasi bahwa jemaah haji atas nama Bapak Imam Suwarno wafat di Makkah karena mengalami kegagalan fungsi jantung akut. Semua dokumen administrasi dan sertifikat kematian telah diterbitkan secara resmi oleh Misi Medis Haji Indonesia agar proses pemulasaran serta pemakaman almarhum di tanah suci dapat segera dilaksanakan sesuai dengan prosedur yang berlaku," kata dr. Rizky Ramadhani, Rabu 3 Juni 2026.

Segenap petugas penyelenggara ibadah haji beserta kerabat melepas kepergian almarhum dengan doa mendalam. “Semoga almarhum husnul khatimah, diampuni segala khilafnya, diterima segala amal ibadahnya, serta mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT. Bagi keluarga besar yang ditinggalkan di tanah air, semoga senantiasa diberikan ketabahan, kesabaran, dan keikhlasan dalam menghadapi ujian ini,” kata Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Provinsi Jambi, Wahyudi Abdul Wahab.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....