Cuaca Panas di Tanah Suci Picu Gangguan Kesehatan Jemaah Haji, Tiga Jemaah Dirawat

  • 30 Mei 2026 11:26 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu -Kondisi cuaca ekstrem di Tanah Suci menjadi salah satu tantangan yang dihadapi jemaah haji Indonesia selama menjalankan rangkaian ibadah haji. Suhu udara yang tinggi pada siang hari berpotensi memicu berbagai gangguan kesehatan, terutama bagi jemaah lanjut usia dan mereka yang memiliki penyakit penyerta.

Penanggung Jawab Program Kesehatan Haji Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu, Kurniawan Arianto Abdul Gani, mengatakan suhu udara di Makkah pada siang hari saat ini berkisar antara 41 hingga 43 derajat Celsius. Sementara itu, suhu pada malam hari berada di kisaran 29 derajat Celsius.

Menurut Kurniawan, perbedaan suhu yang cukup tinggi serta aktivitas ibadah yang padat menyebabkan kondisi fisik jemaah dengan panas dan kelelahan . Faktor usia dan stamina yang menurun juga menjadi penyebab meningkatnya risiko gangguan kesehatan di kalangan jemaah haji.

“Cuaca panas yang mencapai 43 derajat Celsius, ditambah kelelahan akibat menjalani rangkaian ibadah wajib, membuat jemaah rentan mengalami gangguan kesehatan. Penyakit yang banyak ditemukan saat ini antara lain infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) dan hipertensi,” kata Kurniawan, 29 Mei 2026

Berdasarkan laporan terbaru dari Tanah Suci, hingga saat ini terdapat satu jemaah yang tergabung dalam kloter Bengkulu-Padang yang harus dirujuk untuk mendapatkan perawatan di Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Makkah. Jemaah tersebut atas nama Amri Bin Lawi, warga Padang Pariaman, Sumatera Barat.

Selain itu, dua jemaah asal Bengkulu juga tengah menjalani perawatan di Rumah Sakit Arab Saudi (RSAS). Kedua jemaah Bengkulu tersebut adalah Akhmad Ansori Muktar dan Umi Kasnini Rasyid yang berasal dari Kota Bengkulu. Keduanya mendapatkan penanganan medis sesuai dengan kondisi kesehatan masing-masing.

Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu terus berkoordinasi dengan petugas kesehatan haji di Tanah Suci untuk memantau perkembangan kesehatan seluruh jemaah. Jemaah juga diimbau untuk menjaga kondisi tubuh dengan memperbanyak konsumsi air putih, mengurangi aktivitas di bawah terik matahari secara berlebihan, serta mematuhi anjuran petugas kesehatan agar dapat menjalankan ibadah haji dengan lancar dan aman.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....