Jemaah Haji Diminta Pulang Membawa Perubahan
- 27 Mei 2026 11:51 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- perubahan perilaku jemaah
- haji mabrur
- kesalehan sosial
RRI.CO.ID, Arafah – Jemaah haji Indonesia diingatkan agar kepulangan dari Tanah Suci membawa perubahan perilaku. Pesan itu disampaikan dalam Khutbah Wukuf Arafah 1447 Hijriah, Selasa, 26 Mei 2026.
Khutbah yang disampaikan K.H. Asep Saifuddin Chalim itu menekankan makna haji bagi kehidupan sosial. Jemaah tidak hanya dituntut saleh secara ritual, tetapi juga hadir sebagai teladan di tengah masyarakat.
Dalam khutbah tersebut, jemaah diajak menjadi pribadi lebih santun, jujur, disiplin, dan toleran. Nilai-nilai itu dinilai penting untuk memperkuat persaudaraan setelah kembali ke Indonesia.
Haji juga dipandang sebagai momentum membangun keadaban dan peradaban. Jemaah diharapkan menjadi agen perdamaian yang mampu merawat persatuan dalam kehidupan bangsa.
| Baca juga: Haji 2026, Ini Hasil Evaluasi Ombudsman |
“Jemaah haji diharapkan pulang membawa perubahan perilaku yang lebih mulia,” demikian pesan khutbah wukuf tersebut. Harapan itu diarahkan agar haji berdampak nyata bagi keluarga, lingkungan, dan masyarakat.
Selama berada di Tanah Suci, jemaah juga diminta menjaga ketertiban dan kebersihan. Mereka diingatkan untuk mematuhi aturan serta membantu sesama jemaah yang membutuhkan.
Perhatian khusus diberikan kepada jemaah lansia dan penyandang disabilitas. Kepekaan sosial dinilai menjadi bagian penting dari nilai kemabruran haji.
Khutbah wukuf menegaskan, oleh-oleh utama haji bukan hanya cerita perjalanan atau buah tangan. Jemaah diharapkan membawa komitmen menjaga persatuan, keberkahan, dan kemaslahatan Negara Kesatuan Republik Indonesia. (MCH)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....